Sabtu, Oktober 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

redaksi
18 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

GAMBAR: BMKG

Secara tektonik dan mekanika batuan, ketiga gempa (Flores, Sumut, dan Sulteng) ini “berakar dari sistem penunjaman dan struktur yang sepenuhnya terpisah, serta beroperasi dengan mekanisme deformasi yang berbeda,” tulis Daryono.

Gempa Flores (M 7,7) merupakan gempa dangkal dengan kedalaman 15 km yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif naik Flores (Flores back-arc thrust). Sebaliknya, gempa Sumatra Utara (M6,7; kedalaman 172,5 km) dan gempa Parigi Moutong (M5,7; kedalaman 72,5 km) keduanya dipicu oleh intraslab deformation, yakni Deformasi internal pada slab lempeng tektonik yang menunjam ke dalam lapisan astenosfer, bukan akibat pergeseran patahan di kerak dangkal.

Dalam seismologi, kata Daryono, interaksi antar-gempa umumnya ditinjau melalui transfer tegangan (stress transfer). Konsep transfer tegangan statik (static stress trigger) dipastikan tidak bekerja pada kasus ini karena radius perubahan medan Coulomb failure stress akibat gempa Flores sangat terbatas dan menurun drastis seiring bertambahnya jarak, sehingga tidak mampu menjangkau zona Sumatra Utara maupun Sulawesi Tengah yang berjarak ratusan hingga ribuan kilometer.

Sementara itu, hipotesis transfer tegangan dinamik (dynamic stress trigger) melalui rambatan gelombang seismik permukaan (surface waves) memang diakui secara teoritis dapat merentang jauh, namun hingga saat ini belum ada konsensus maupun bukti empiris yang valid dalam ilmu pengetahuan yang membuktikan bahwa perambatan gelombang tersebut mampu memicu rupture besar pada zona subduksi terpisah secara serta-merta.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Dr. DaryonoGempa NTTSulawesi TengahSumatera UtaraZona Tektonik
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Next Post

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Postingan Terkait

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

3 Oktober 2026
Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

3 Oktober 2026

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Next Post
Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

TERBARU

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

AmsiNews

REKOMENDASI

WHO: Kurangi Konsumsi Garam Berlebihan

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang di Dekat Guam

IUCN Prihatin Konflik Militer di Ukraina

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Waspada Hujan Selama Libur Imlek dan Awal Bulan Ramadan

KPU Provinsi Gorontalo Melepas Pengiriman Logistik Surat Suara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.