Hasilnya, banyak indikator-indikator pengetahuan tentang Covid-19 meningkat. Misalnya, dari segi pengetahuan tentang pencegahan, gejala, cuci tangan dan lain sebagainya.
Terkait pertanyaan mengenai pengamatan orang sekitar mengenai jaga jarak, sebanyak 60 persen menjawab bahwa belum sepenuhnya menjaga jarak.
“Pesan menjaga jarak harus diperkuat agar anak-anak mendapatkan perlindungan,” ujarnya.
Kemudian, ketika ditanya mengenai perasaan anak ketika mendengar Covid-19, sebanyak 34 persen merasa takut. Tapi hampir 20 persen juga merasa penuh harapan.
“Saya pikir ini informasi yang luar biasa, informasi yang penting buat kita untuk dengar suara anak-anak untuk bisa kemudian merespon konsen mereka memberikan intervensi yang baik, yang benar buat mereka semua,” katanya.
Rizky mengajak kepada semua orang tua di rumah untuk selalu menjadi acuan model buat anak. Karena anak-anak mencontoh atau meniru apa yang dilakukan orang dewasa.*





Komentar tentang post