Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hanya 1,67 Juta ha Hutan Mangrove Indonesia yang Kondisinya Baik

redaksi
29 Juli 2018
Kategori : Berita
0
Presiden Bank Dunia Tinjau Mangrove dan Bahas Pengelolaan Sampah

Luas hutan mangrove di Indonesia yang kondisinya masih baik tersisa 1,67 juta. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Dari 3,49 juta ha luas hutan mangrove di Indonesia, hanya tersisa 1,67 juta ha yang kondisinya masih baik.

Hutan mangrove yang dalam kondisi kritis dan perlu direhabilitasi seluas 1,82 juta ha. Kawasan mangrove yang perlu direhabilitasi ini tersebar di 257 Kabupaten.

Luas hutan mangrove di Indonesia saat ini cukup memprihatinkan karena mengalami penurunan yang luar biasa cepatnya.

“Tahun 2015 luas mangrove kita tercatat 3,49 juta ha, di mana 1,67 juta ha kondisinya baik dan 1,82 juta ha kondisinya dinyatakan kritis,” kata Joko Pramono dari Sub Direktorat Reboisasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pramono menyampaikan keprihatinan tersebut dalam diskusi mencari model rencana rahabilitasi atau restorasi di Kampus IPB, Bogor Rabu (25/7). Diskusi digagas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melalui Asisten Deputi bidang Lingkungan dan Kebencanaan Maritim bersama Pusat Studi Bencana Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB).

Diskusi dihadiri Syaifuddin dari Toyota dan Dr Yonvitner dari Pusat Studi Bencana LPPM IPB. Kemudian perwakilan Center for International Forestry Research (CIFOR), World Wildlife Fund (WWF), WETLAND dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Asisten Deputi Lingkungan dan Kebencanaan Maritim Dr Sahat Manaor Pangabean menilai gagasan dan pemikiran yang berkembang dalam diskusi ini cukup menarik dan perlu dikembangkan sebagai langkah antisipasi dalam program rehabilitasi, restorasi untuk mitigasi di pesisir. Kemenko Maritim akan segera berkoordinasi dengan unit terkait untuk menyiapkan langkah-langkah dalam rencana aksi yang akan dilakukan selanjutnya.

“Sehingga program rehabilitasi lahan mangrove yang kritis mencapai 1,82 juta ha tidak perlu menunggu 2045, tapi dalam 2025 sudah dapat diselesaikan,” ujarnya.*

Sumber: ipb.ac.id

 

Tags: Mangroverehabilitasi
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Dugong di Pulau Mantehage, Dilepas ke Laut

Next Post

Tinggi Gelombang 4 – 6 Meter 29 – 30 Juli

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Tinggi Gelombang 4 – 6 Meter 29 – 30 Juli

Tinggi Gelombang 4 – 6 Meter 29 – 30 Juli

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

KM Sirimau Kandas di Pulau Ipet

8 Manfaat Pemasaran Digital pada 2025

Awal Mei 2 Guncangan Gempa di Kepulauan Mentawai

Natal dan Tahun Baru, BMKG Mengimbau untuk Monitor Cuaca

Sejumlah Negara di Berbagai Belahan Bumi Menghadapi Panas Ekstrem

Kerangka Hukum Penting Untuk Aksi Iklim dan Perlindungan Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.