Sabtu, September 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pembudidaya Rumput Laut di Sabu Raijua NTT Menghadapi Tantangan Perubahan Iklim

redaksi
3 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Pembudidaya Rumput Laut di Sabu Raijua NTT Menghadapi Tantangan Perubahan Iklim

Pembudidaya rumput laut Sabu Raijua. FOTO: Nugroho Arif Prabowo/YKAN

Darilaut – Rumput laut sebagai salah satu komoditi yang menjadi masa depan ekonomi pesisir Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat ini, pembudidaya rumput laut  menghadapi perubahan iklim. Perubahan iklim membuat pola musim semakin tidak menentu. Untuk itu, Pembudidaya membutuhkan informasi yang diperbarui secara berkala.

Untuk hal tersebut, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkomitmen membantu penyebaran informasi, agar pembudidaya bisa menyesuaikan teknik budi daya dengan lebih tepat waktu

Selain itu, ice-ice –penyakit lama rumput laut—menjadi isu paling mengemuka karena kerap merusak tanaman rumput laut.

Untuk pencegahannya, mengutip rekomendasi peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) perlu dilakukan rotasi lokasi budi daya, pembaruan kalender musim, dan pemilihan varietas rumput laut yang sesuai musim.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT, Sulastri Rasyid, menjelaskan pentingnya penyediaan lahan khusus pembibitan.

Untuk menjaga kualitas bibit agar tidak gampang rusak dan terkena penyakit, “kita harus punya kebun bibit,” ujarnya.

Sulastri mengatakan bahwa budi daya rumput laut adalah masa depan ekonomi pesisir Sabu Raijua. Dengan praktik berkelanjutan, bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan generasi mendatang tetap bisa merasakan manfaatnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Budidaya Rumput LautNusa Tenggara TimurPerubahan IklimYayasan Konservasi Alam Nusantara
Bagikan8Tweet3KirimKirim
Previous Post

Tim Investigasi Rekomendasikan Sanksi Berat untuk Mapala Butaiyo Nusa

Next Post

Topan Matmo Mendarat di Isabela Filipina

Postingan Terkait

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

19 September 2026
Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

19 September 2026

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Next Post
Topan Matmo Mendarat di Isabela Filipina

Topan Matmo Mendarat di Isabela Filipina

TERBARU

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Prediksi BMKG untuk Puncak Musim Kemarau 2025

Kemlu Akan Tingkatkan Sistem Perlindungan ABK WNI di Luar Negeri

Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Kandungan Nutrisi Ikan Sidat Melebihi Salmon

UNG Sukses Selenggarakan UTBK Kompetensi Pengetahuan dan Profesional Guru

Majelis Senat Akademik PTNBH Adakan Sidang Paripurna, Rektor UNG Salah Satu Narasumber

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.