Sabtu, Mei 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

redaksi
23 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

International Day for Biological Diversity. GAMBAR: UN

Pada Hari Keanekaragaman Hayati Internasional ini, dengan tema “Bertindak secara lokal untuk dampak global”, sebuah gagasan yang untuk perubahan besar yang dimulai dari skala kecil dan lokal.

Keberhasilan rencana untuk membalikkan hilangnya keanekaragaman hayati ini bergantung pada kekuatan tindakan lokal—pada komitmen komunitas, organisasi, dan pemerintah yang bekerja sama.

Kampanye ini juga bertujuan untuk menanamkan rasa urgensi. Pada tahun 2026, hanya tersisa empat tahun untuk memenuhi target jangka pendek Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable development goals (SDGs).

Restorasi Ekosistem

Satu juta dari sekitar 8 juta spesies di dunia terancam punah. Tetapi harapan belum hilang. Upaya sedang dilakukan untuk menghidupkan kembali ekosistem yang menjadi tempat perlindungan bagi banyak spesies yang terancam punah.

Keanekaragaman hayati sering dipahami dalam hal beragamnya tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, tetapi juga mencakup perbedaan genetik dalam setiap spesies. Misalnya, antara varietas tanaman dan ras ternak — dan beragamnya ekosistem (danau, hutan, gurun, lanskap pertanian) yang menjadi tempat berbagai macam interaksi di antara anggotanya (manusia, tumbuhan, hewan).

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Hari Keanekaragaman Hayati InternasionalInternational Day for Biological DiversityPBB
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

Next Post

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Postingan Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

23 Mei 2026
Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

23 Mei 2026

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

UNG Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia

Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

Kuda Laut Bukan Sekadar Satwa yang Unik

Next Post
Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

TERBARU

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

AmsiNews

REKOMENDASI

Potensi Wisata Teluk Liana Banggai

Wabah Cacar Monyet di Afrika Darurat Kesehatan Global

Burung Baru dengan Nama BJ Habibie dan Emil Salim

Universitas Negeri Gorontalo Kerja sama dengan 10 Perguruan Tinggi di Timor Leste

30 Tahun Sektor Kelautan di Babel Tidak Berkembang, ISKINDO Diminta Berperan Dalam Pengawasan

Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.