Tidak mengherankan jika konflik manusia-harimau meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir.
Ancaman lain terhadap populasi harimau Malaya yang masih hidup termasuk perburuan liar dan perburuan bagian tubuhnya.
Keanekaragaman hayati adalah sumber daya penting untuk kelangsungan hidup kita. Sayangnya, jumlah spesies berkurang secara signifikan karena aktivitas manusia.
Melalui Hari Keanekaragaman Hayati Internasional PBB mengajak untuk beralih dari kesepakatan ke tindakan untuk membangun kembali keanekaragaman hayati.
Sekarang dunia memiliki Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal (GBF). Sebuah perjanjian bersejarah baru dengan langkah-langkah untuk menghentikan hilangnya alam pada tahun 2050.
Sumber: Un.org dan Malaysianwildlife.org





Komentar tentang post