Masyarakat Simeulue dengan cerdas menutup seluruh kisah tersebut dengan kalimat: Eda Smong kahanne (Itulah yang kami sebut smong).
Lagu yang sangat menggugah perasaan ini sering dinyanyikan dalam pertemuan sosial maupun pesta pernikahan. Jika dipadukan dengan penuturan kisah yang sama secara berulang, hal ini membentuk sebuah sistem yang sangat sederhana, namun memiliki kekuatan untuk menggerakkan orang banyak dan menyelamatkan nyawa.
Sumber: UNDRR, Preventionweb.net, Theconversation.com (Conversation Media Group)




