Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hari Konservasi, Warga Bersihkan Sampah Plastik di Ujung Kulon dan Wakatobi

redaksi
10 Agustus 2020
Kategori : Berita, Konservasi, Sampah & Polusi
0
Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Sampah plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Memperingati Hari Konservasi Alam Nasional 2020, tanggal 10 Agustus, sejumlah warga di sekitar Taman Nasional Ujung Kulon dan Wakatobi melakukan kegiatan membersihkan sampah plastik.

Aksi road show dan membersihkan sampah di kawasan konservasi ini dengan tetap menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19.

Di Ujung Kulon, bersih sampah berlangsung serentak mulai dari Kantor Balai di Labuan, SPTN Wilayah I Pulau Panaitan, SPTN Wilayah II Pulau Handeuleum dan SPTN Wilayah III Sumur.

Melalui kegiatan ini diharapkan agar membuang sampah pada tempatnya dan senantiasa hidup bersih dan sehat.

Di Taman Nasional Wakatobi, Hari Konservasi mengusung tema Nagara rimba nusa merawat peradaban alam. Kegiatan ini kerjasama Balai Taman Nasional Wakatobi dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan para stakeholder.

Kegiatan diawali dengan aksi bersih yang berlokasi di pesisir Desa Ambeua Raya. Lebih kurang 750 kg sampah dikumpulkan, didominasi sampah plastik dan sampah rumah tangga.

Selain kegiatan bersih pantai, juga dilaksanakan penanaman mangrove sebanyak 1000 bibit jenis Rhizopora sp.

Kepalai Balai Taman Nasional Wakatobi, Darman, mengatakan, dengan adanya kegiatan bersih pantai dan penanaman, masyarakat diharapkan untuk ikut serta dalam menjaga ekosistem mangrove mengingat fungsinya yang sangat banyak, baik secara ekologis maupun ekonomis.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hari Konservasi Alam NasionalKonservasisampah plastikTaman NasionalWakatobi
Bagikan18Tweet1KirimKirim
Previous Post

Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Berbagai Daerah

Next Post

3 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

Postingan Terkait

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

21 Juli 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

21 Juli 2026

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Next Post
3 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

3 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspor Mutiara Indonesia Naik 350 Persen

Gempa Laut Maluku Mengguncang Manado dan Bitung

Selain Vaksinasi TNI Angkatan Laut Membantu Kebutuhan Oksigen dan RS Darurat

Badai Tropis Parah Bebinca Mendekati Kepulauan Ryukyu Jepang

2014-2019, KKP Musnahkan 516 Kapal Ilegal

KM Mina Sejati Diduga Dibajak di Kepulauan Aru

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.