Polusi limbah secara signifikan mengancam kesejahteraan, kemakmuran ekonomi, dan mempercepat krisis tiga planet. Tanpa tindakan segera, timbulan sampah kota setiap tahunnya akan mencapai 3,8 miliar ton pada tahun 2050.
Secara global, sekitar 25 persen sampah tidak dikumpulkan, sementara 39 persen tidak dikelola di fasilitas yang terkendali.
Pengelolaan limbah global menimbulkan total biaya bersih sebesar US$361 miliar setiap tahunnya. Dengan mengakhiri pembuangan yang tidak terkendali, mengurangi timbulan sampah, dan meningkatkan daur ulang, pemerintah dapat menghasilkan keuntungan bersih tahunan sebesar US$108,1 miliar pada tahun 2050.
Jaringan One Planet (One Planet Network) —komunitas global yang terdiri dari para praktisi, pembuat kebijakan, dan pakar— dapat membantu mendorong perubahan ini dengan mendorong kolaborasi.
Salah satu proyek tersebut ada di Ambon, Indonesia. Proyek ini mempertemukan kelompok wirausaha sosial dan pemerintah daerah dengan memberikan pelatihan dan kesempatan kerja kepada pemulung lokal dan mendanai fasilitas pengelolaan sampah yang lebih baik.
Dengan memulihkan material, mendesain ulang produk, memperkuat pengelolaan limbah, dan memprioritaskan penggunaan kembali, umat manusia dapat menerapkan pendekatan nihil limbah untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.




