Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

redaksi
27 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

FOTO: BASARNAS

Jakarta – Pencarian kapal MV Nur Allya yang hilang kontak kembali dilakukan Selasa (27/8) dengan menggunakan KN SAR Pandudewanata. Tim rescue dilengkapi alat pendeteksi sinyal marabahaya (signal distress) Direction Finder (DF) menuju Perairan Laut Halmahera, Pulau Obi, Maluku Utara, yang merupakan lokasi terakhir kapal memancarkan signal distress.

KN SAR Pandudewanata juga berkomunikasi dengan KN Ular 405 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI via Radio Marine Ch.16. KN Ular 405 melakukan pencarian di radius 15 Nm dari Pulau Kekek, Obi.

Selain itu, tim gabungan juga berpapasan dengan KM Sereniti 09 yang sedang melintas di perairan sekitar lokasi. Namun KM Sereniti 09 tidak menemukan tanda-tanda keberadaan MV Nur Allya ataupun benda-benda yang dicurigai kapal tenggelam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, setibanya di lokasi signal distress, tim SAR gabungan langsung melakukan deteksi sesuai koordinat yang ada dengan menggunakan DF selama ± 1 jam. Hasilnya, signal distress terdeteksi lemah.

Di sekitar lokasi tersebut juga tidak ditemukan adanya benda-benda atau tumpahan minyak yang dicurigai dari MV Nur Allya. Pukul 18.25 WIT KN SAR Pandudewanata kembali ke Pelabuhan Babang dikarenakan cuaca yang mulai memburuk dengan hasil pencarian nihil dan akan dilanjutkan kembali Rabu (28/8).*

Tags: BasarnasHalmaherakapal hilangMaluku Utara
Bagikan18Tweet5KirimKirim
Previous Post

Pencarian 9 Warga Gorontalo Korban KLM Garuda Jaya Libatkan Dua Basarnas

Next Post

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

Postingan Terkait

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

4 September 2026
Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

Next Post
4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

Komentar tentang post

TERBARU

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal TNI Angkatan Laut Bantu Angkut Pemudik

Lebih Dari 40 Website Member AMSI Masuk Top 100 Similarweb Februari 2026, Salah Satunya Darilaut.id

UNG Menambah Dua Tenaga Pendidik Guru Besar

Terdampar di Bebatuan Pantai Sonora Paus Bungkuk Berhasil Diselamatkan

Sebelum SPB Keluar, Kapal Indonesia untuk Pelayaran Internasional akan Diperiksa

Penanganan Polusi Plastik Bukan Hanya Mendaur Ulang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.