Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hasil Penelitian: Pulau Ambon Rentan Terhadap Intrusi Air Laut

redaksi
4 September 2020
Kategori : Berita, Kajian
0
Hasil Penelitian: Pulau Ambon Rentan Terhadap Intrusi Air Laut

Pohon mangrove di Pulau Ambon. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ketebalan vegetasi mangrove memegang peranan penting untuk ketersediaan air tanah di pulau-pulau kecil. Salah satu contoh di Pulau Ambon Provinsi Maluku.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi hutan mangrove dapat mempertahankan kualitas air minum dan mencegah intrusi air laut. Intrusi ini terjadi jika perembesan air laut ke dalam lapisan tanah sehingga terjadi percampuran air laut dengan air tanah.

Penelitian dilakukan Cahya Damayanti, Rian Amukti (dari Pusat Penelitian Laut Dalam, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Ambon) dan Suyadi (dari Pusat Penelitian Biologi – LIPI, Bogor).

Luas Pulau Ambon yang hanya 775 km persegi memiliki kepadatan penduduk 647 orang/km, dengan kepadatan penduduk tertinggi di sekitar Teluk Ambon (Kota Ambon). Jumlah penduduk terus meningkat hingga 3,43 persen. Jumlah penduduk pada 2017 sebanyak 411.617 jiwa (Ohello, 2010; BPS Kota Ambon, 2019).

Sebagian besar masyarakat di Ambon menggunakan air sumur untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Sebagian masyarakat lainnya memanfaatkan air sungai karena air sumur terasa asin atau payau.

Masalahnya adalah debit air sungai pada musim kemarau kecil dan pada musim hujan air menjadi keruh akan membuat air Kondisi hutan mangrove di Teluk Ambon juga sudah masuk ke dalam kategori rusak dan luasnya semakin berkurang.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: AmbonIntrusi Air LautLIPIMangroveTeluk Ambon
Bagikan7Tweet3KirimKirim
Previous Post

Indonesia Bahas Pertukaran Awak Kapal di Forum BIMP-EAGA

Next Post

Kemlu Fasilitasi Hak ABK yang Meninggal di Kapal Ikan Long Xing 629

Postingan Terkait

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

21 April 2026
Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

21 April 2026

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Next Post
Menghangatnya Lautan Dapat Memicu Badai

Kemlu Fasilitasi Hak ABK yang Meninggal di Kapal Ikan Long Xing 629

Komentar tentang post

TERBARU

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Membahas Nilai lokal Dapat Terakomodir Dalam KUHP Baru

Ini 33 Kasus Destructive Fishing Tahun 2019 yang Diproses Petugas

Puncak Gerhana Bulan Total Tak Dapat Disaksikan di Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 98W Bergerak di Dekat Brunei

Singa Laut Panik, Inilah Suasana Ketika Paus Orca Berburu Mangsanya

Paradigma Baru Masyarakat Pesisir: Menuju Kehidupan yang Lebih Sejahtera

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.