“Karena lokasi Gedebage terletak di antara daerah geothermal Wayang Windu dan Maribaya,” ujar Lambok.
Pengambilan air tanah juga dapat menyebabkan land subsidence. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lambok dan Agus (2007) kontribusi pengambilan air tanah terhadap land subsidence maksimal di Jakarta 17,5 persen.
Selain itu, dilakukan kembali penelitian faktor-faktor terjadinya land subsidence khususnya di daerah Rawa Buaya. Ditemukan beberapa faktor penyebab, di antaranya yaitu kompaksi alamiah sebesar 65,7 persen, pengambilan air tanah 18,92 persen, faktor lainnya (konstruksi sipil, hidrokompaksi, lapisan gambut, tanah urugan, dan tektonik) sebesar 15,51 persen.
Begitu pula mengenai sumber daya air seperti di daerah Samosir. Dalam pencarian sumber daya air, harus diketahui dahulu geologinya, baik itu air permukaan atau air tanah.*





Komentar tentang post