Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hidup Selaras dengan Alam

redaksi
26 Mei 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
Hari Keanekaragaman Hayati dan Penyu di Pantai Manado Utara

Penyu (sea turtle) dan keanekaragaman hayati. GAMBAR: UN/CBD

Darilaut – Keanekaragaman hayati (Biological Diversity) mendukung ketahanan pangan, mata pencaharian, kesehatan, dan ketahanan iklim.

Sekitar tiga miliar orang makan ikan untuk 20 persen dari asupan protein hewani mereka, dan 80 persen populasi pedesaan di negara berkembang bergantung pada obat-obatan nabati.

Namun perusakan habitat alami juga meningkatkan risiko penularan penyakit zoonosis, menjadikan pelestarian keanekaragaman hayati sebagai faktor kunci dalam kesehatan global.

“Hidup selaras dengan alam dan pembangunan berkelanjutan adalah jalan umat manusia menuju dunia yang lebih baik untuk semua,” kata Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, mengutip UN News.

Guterres menyampaikan pesan tersebut menandai Hari Keanekaragaman Hayati Internasional (International Day for Biological Diversity). Menurut Sekjen PBB, hilangnya keanekaragaman hayati menuntut tindakan global yang mendesak.

Pada tahun 2000, PBB secara resmi menetapkan 22 Mei sebagai Hari Keanekaragaman Hayati Internasional untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan masalah keanekaragaman hayati. Tanggal tersebut juga menandai adopsi Konvensi Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity, CBD) pada 1992.

Tahun ini, tema hari Keanekaragaman Hayati “Harmoni dengan Alam dan Pembangunan Berkelanjutan”. Tema ini menyoroti bagaimana rencana alam terhubung dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kedua agenda tersebut harus maju bersama karena saling mendukung.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Antonio GuterresHari Keanekaragaman Hayati InternasionalInternational Day for Biological DiversityPBB
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Perampasan Ruang Laut dan Pesisir Mengancam Keberlanjutan Ekologis

Next Post

Pohon Tua di Samping Kantor Pos Kota Gorontalo Memiliki Nilai Historis

Postingan Terkait

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026
Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Esai Foto: Pohon Tua Bernilai Sejarah di Samping Kantor Pos Kota Gorontalo Mulai Ditebang

Pohon Tua di Samping Kantor Pos Kota Gorontalo Memiliki Nilai Historis

TERBARU

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

AmsiNews

REKOMENDASI

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Badai Tropis Penha Terbentuk di Timur Mindanao, Laut Filipina

Gangguan Tropis Tumbuh di Utara Manokwari, Badai Agatha di Meksiko

Indonesia Bersama Negara ASEAN Bahas Upaya Konservasi Keanekaragaman Hayati

Anoa di Pulau Sulawesi Tersisa 2500 Individu

Setelah Khanun, Jepang Menghadapi Topan Lan yang Sangat Kuat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.