Terdapat kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan data meteorologi dan iklim dengan sistem informasi kesehatan agar para pengambil keputusan dapat beralih dari respons reaktif menuju pencegahan proaktif yang dapat menyelamatkan nyawa.
Peristiwa Ekstrem
Dalam suplemen laporan ini juga memberikan gambaran sekilas tentang peristiwa ekstrem, berdasarkan masukan dari Anggota WMO, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Pusat Pemantauan Pengungsi Internal (IDMC), Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Program Pangan Dunia (WFP), dan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).
Laporan ini berfokus pada aspek meteorologi dan dampak yang terkait dengan pengungsian dan ketahanan pangan.
Cuaca ekstrem memiliki dampak berantai pada produksi pertanian. Ketidakamanan pangan yang disebabkan oleh iklim kini dipandang sebagai risiko, dengan efek berantai pada stabilitas sosial, migrasi, dan biosekuriti melalui penyebaran hama tanaman dan penyakit hewan.
Hal ini juga terus mendorong pengungsian baru, berkelanjutan, dan berkepanjangan secara global, dengan konsekuensi yang sangat parah di wilayah yang rapuh dan terkena dampak konflik.
Dampak beruntun dan gabungan dari berbagai bencana sangat membatasi kemampuan komunitas rentan untuk mempersiapkan diri, pulih dari, dan beradaptasi terhadap guncangan.




