Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indikator Sosial Ekonomi Perlu Didorong untuk Monitoring Tuna

redaksi
23 Desember 2021
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Teknologi Asap Cair, Cara Mengawetkan Ikan yang Ramah Lingkungan

Ikan tongkol. FOTO: DARILAUT.ID

Lucky mencontohkan, di level negara peran penting neritik tuna dalam konteks Regional Fisheries Management Organizations (RFMOs) mesti didukung bukan hanya berdasarkan riwayat penangkapan. Hal ini dapat menjadi salah satu input dalam negosiasi RFMOs.

Selain itu, terdapat pokok pemikiran 4R dalam perikanan tuna. Konsep 4R dalam perikanan tuna memiliki empat dimensi yakni produser, prosesor, konsumen, pemilik sumber daya tuna. Indonesia harus memiliki prospek tuna terbaik dan harus bisa menguasai keempatnya.

Berdasarkan perspektif dinamika, kata Lucky, Provinsi Jawa Barat di WPP 573 dinilai lebih menjanjikan dibanding WPP 712. Sementara itu,dari sisi dimensi biodiversita, jumlah tangkapan di WPP 573 lebih banyak daripada 712.

Dalam Webinar Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasi Sosial Ekonomi Perikanan Tuna oleh Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (BBRSEKP), Rabu (15/12) pekan lalu, Lucky mengatakan hasil tangkapan neritik tuna banyak didaratkan di Pelabuhan Ratu.

Terdapat lima jenis tuna hasil tangkapan dengan payang dan gillnet. Jenis tuna tersebut antara lain adalah tenggiri, tongkol krai, tongkol abu-abu, tongkol komo, dan tongkol lisong.

“Tingkat risiko kerentanan ekologi dan ekonomi tuna neritik di perairan pelabuhan ratu masih rendah karena nilai kerentanannya di bawah 1,8. Ini menunjukkan bahwa masa depan perikanan tuna di 573 khususnya di sekitar kawasan pelabuhan ratu relatif tinggi,” kata Lucky seperti dikutip dari Ipb.ac.id, Senin (20/12).

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: IPB Universityperikanan tunaWPP 573
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Merkuri Dapat Meracuni Sumber Pangan

Next Post

Odette, Badai Terkuat di Filipina

Postingan Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

21 April 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

21 April 2026

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Next Post
Topan Odette Bawa Angin Kencang dan Hujan di Palawan, Filipina

Odette, Badai Terkuat di Filipina

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Kejadian Langka Tsunami Palu dan Selat Sunda

Indeks Pembangunan Manusia Kota Gorontalo Meningkat, Kemiskinan Menurun

Hujan Lebat dan Suhu Panas Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Indonesia

Google News Initiative – AMSI Gelar Pelatihan Periklanan Digital

Konflik Timur Tengah, PBB Memperingatkan Meningkatnya Kelaparan dan Pengungsian

Banjir Merendam Solok Selatan, Tabalong, Langsa, Banjar dan Bandung Barat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.