Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Odette, Badai Terkuat di Filipina

redaksi
23 Desember 2021
Kategori : Berita
0
Topan Odette Bawa Angin Kencang dan Hujan di Palawan, Filipina

Topan Odette terakhir terlihat 90 kilometer selatan barat daya Cuyo di Palawan. FOTO: PHILSTAR.COM

Darilaut – Topan Odette yang menjadi badai terkuat yang melanda Filipina akhir tahun ini melampaui prediksi peramal cuaca.

Mengutip Nypost.com, Rabu (22/12), meskipun tidak jelas secara pasti bagaimana pemanasan global mempengaruhi intensifikasi badai semacam itu, badan perubahan iklim PBB telah menemukan bahwa kemungkinan frekuensi peristiwa intensifikasi yang cepat telah meningkat selama empat dekade terakhir. Hal ini karena suhu meningkat.

Topan Odette dengan sebutan internasional siklon tropis Rai menewaskan 375 orang di Visayas dan Mindanao, Filipina. Badai ini menghantam sebagian wilayah di Filipina yang memberikan dampak pada 1,8 juta warga setempat. Lebih dari 438 ribu orang mengungsi di sejumlah tempat evakuasi.

Topan, hujan dan banjir akibat Odette ini merusak puluhan ribu rumah. Area yang terkena dampak Odette mengalami pemadaman listrik dan akses internet terbatas. Pepohonan tumbang dan tiang listrik banyak yang roboh.

Sebelum Rai menjalani proses intensifikasi yang cepat, para peramal cuaca pada awalnya memperingatkan badai yang dapat membawa “kerusakan yang cukup besar”, dengan kecepatan angin hingga 165 kilometer (103 mil) per jam.

“Tetapi situasinya berkembang sangat cepat,” kata peramal cuaca Nikos Peñaranda, yang mempelajari badai petir di biro cuaca nasional Filipina.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Angin TopanBadaiFilipinaPerubahan IklimSiklon Tropis
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Indikator Sosial Ekonomi Perlu Didorong untuk Monitoring Tuna

Next Post

11 Jenazah WNI Korban Kapal Tenggelam Tiba di Indonesia

Postingan Terkait

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

6 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

6 September 2026

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Next Post
11 Jenazah WNI Korban Kapal Tenggelam Tiba di Indonesia

11 Jenazah WNI Korban Kapal Tenggelam Tiba di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

AmsiNews

REKOMENDASI

Mapalus dan Pendidikan Sarjana Kelautan

Gempa Kuat M6,4 Guncang Taiwan

Banjir Halmahera Utara, 1.801 Orang Mengungsi

Banjir dan Longsor di Jepang Menewaskan Enam Orang, Dua Hilang

Mengganggu Migrasi Tahunan, Peneliti Menyerukan Larangan Berenang dengan Paus Bungkuk

Funco Tanipu:  Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Gorontalo Kedepankan Pendekatan Berbasis Kearifan Lokal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.