Kamis, Oktober 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

redaksi
28 Oktober 2025
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Paus Biru Mengeluarkan Suara Keras Saat Mendekati Tubir Karang Botubarani Gorontalo

Paus biru mendekati Pantai Botubarani, Gorontalo, Teluk Tomini, pada Rabu (22/10). POTONGAN VIDEO: HIRSON LATIEF

Dalam kosmologi lokal Sulawesi dan Maluku, paus dan hiu sering dianggap ”penjaga keseimbangan dunia bawah.”

Kehadiran mereka dekat pantai bisa dibaca sebagai ”pertanda keseimbangan atau peringatan.”

Di Botubarani, pertemuan antara paus biru dan hiu paus menjadi semacam ritus ekologis — dua raksasa laut yang tidak bersaing, tidak saling mengusik, hanya berbagi ruang dalam harmoni senyap.

Mereka mengajarkan bahwa ”besar tidak selalu berarti menguasai, dan kekuatan sejati adalah ketenangan,” ujar Gybert.

Paus biru mendekati pantai Botubarani, Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo, bagian dari Teluk Tomini, pada Rabu (22/10) pagi. POTONGAN VIDEO: HIRSON LATIEF

Dalam konteks ini, menurut Gybert, paus biru bukan sekadar fenomena biologis, tetapi ”ikon spiritual ekologi Nusantara.”

”Ia hadir” untuk mengingatkan bahwa laut bukan milik manusia; manusia hanyalah tamu ”di ruang kehidupan laut yang telah berdenyut jutaan tahun sebelum peradaban lahir,” kata Gybert.

Gybert mengatakan Botubarani, dalam momen lima menit itu, telah menjadi panggung bagi pelajaran kosmik: bahwa dunia masih menyimpan keajaiban, bahwa raksasa biru masih mau datang jika laut dijaga dengan kasih, dan bahwa manusia, sekecil apa pun, masih punya kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Bumi. (Novita J. Kiraman/Verrianto Madjowa)

Halaman 4 dari 4
Sebelumnya1...34
Tags: A. Wahyu OramahiBotubaraniDr. Gybert E. MamuayagorontaloHiu PausNuralim PasisingiPaus Birupaus orcateluk tomini
Bagikan9Tweet4KirimKirim
Previous Post

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Next Post

WALHI Gorontalo Menggelar Diskusi Transisi Energi Palsu

Postingan Terkait

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

29 Oktober 2026
Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

29 Oktober 2026

Media Digital Masuk dalam Industri Kreatif KBLI 58120

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

Dukungan Media Penting untuk Memperkenalkan Produk UMKM ke Pasar yang Lebih Luas

Ketua Umum AMSI: Industri Media Hadapi Tantangan Serius Terkait Kepercayaan Publik

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Next Post
WALHI Gorontalo Menggelar Diskusi Transisi Energi Palsu

WALHI Gorontalo Menggelar Diskusi Transisi Energi Palsu

TERBARU

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Media Digital Masuk dalam Industri Kreatif KBLI 58120

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

Haruskah Bahasa Indonesia Dilarang di Kelas Bahasa Inggris?

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Fung-wong Mendekati Pendaratan di Taiwan

Buaya Muara Muncul di Danau Supul, NTT

Banjir dan Angin Kencang Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia

Belajar Dari Koorders

Intensitas Badai Siklon Biparjoy Meningkat di Laut Arab

Gempa Pohuwato Dirasakan Skala MMI III-IV, Warga Berhamburan keluar Rumah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.