Senin, Juni 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

redaksi
28 Oktober 2025
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Paus Biru Mengeluarkan Suara Keras Saat Mendekati Tubir Karang Botubarani Gorontalo

Paus biru mendekati Pantai Botubarani, Gorontalo, Teluk Tomini, pada Rabu (22/10). POTONGAN VIDEO: HIRSON LATIEF

Dalam kosmologi lokal Sulawesi dan Maluku, paus dan hiu sering dianggap ”penjaga keseimbangan dunia bawah.”

Kehadiran mereka dekat pantai bisa dibaca sebagai ”pertanda keseimbangan atau peringatan.”

Di Botubarani, pertemuan antara paus biru dan hiu paus menjadi semacam ritus ekologis — dua raksasa laut yang tidak bersaing, tidak saling mengusik, hanya berbagi ruang dalam harmoni senyap.

Mereka mengajarkan bahwa ”besar tidak selalu berarti menguasai, dan kekuatan sejati adalah ketenangan,” ujar Gybert.

Paus biru mendekati pantai Botubarani, Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo, bagian dari Teluk Tomini, pada Rabu (22/10) pagi. POTONGAN VIDEO: HIRSON LATIEF

Dalam konteks ini, menurut Gybert, paus biru bukan sekadar fenomena biologis, tetapi ”ikon spiritual ekologi Nusantara.”

”Ia hadir” untuk mengingatkan bahwa laut bukan milik manusia; manusia hanyalah tamu ”di ruang kehidupan laut yang telah berdenyut jutaan tahun sebelum peradaban lahir,” kata Gybert.

Gybert mengatakan Botubarani, dalam momen lima menit itu, telah menjadi panggung bagi pelajaran kosmik: bahwa dunia masih menyimpan keajaiban, bahwa raksasa biru masih mau datang jika laut dijaga dengan kasih, dan bahwa manusia, sekecil apa pun, masih punya kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Bumi. (Novita J. Kiraman/Verrianto Madjowa)

Halaman 4 dari 4
Sebelumnya1...34
Tags: A. Wahyu OramahiBotubaraniDr. Gybert E. MamuayagorontaloHiu PausNuralim PasisingiPaus Birupaus orcateluk tomini
Bagikan7Tweet3KirimKirim
Previous Post

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Next Post

WALHI Gorontalo Menggelar Diskusi Transisi Energi Palsu

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

14 Juni 2026
Tambak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

14 Juni 2026

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Next Post
WALHI Gorontalo Menggelar Diskusi Transisi Energi Palsu

WALHI Gorontalo Menggelar Diskusi Transisi Energi Palsu

TERBARU

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

AmsiNews

REKOMENDASI

Prof Sudarmadji: Banyak Air Sebabkan Banjir dan Kotor

Badai Tropis Fengshen Terbentuk di Dekat Filipina

Riset Kelautan, BRIN Fasilitasi Kolaborasi dan Pendanaan Hari Layar

Wakil Wali Kota Gorontalo Ingatkan Launching Pilkada Kota Gorontalo Jangan Hanya Slogan

Kongres IUCN, Hiu dan Pari Terancam Punah

96 Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1447 H, Gorontalo di IAIN SAG

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.