Rabu, September 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kongres IUCN, Hiu dan Pari Terancam Punah

redaksi
5 September 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Spesies Langka Shark Ray Terlihat di Perairan Botubarani

Shark ray dengan nama ilmiah Rhina ancylostoma terlihat di perairan Botubarani, Gorontalo, Rabu (17/3/2021) malam. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Di tengah pemulihan beberapa spesies tuna di lautan, namun tekanan pada spesies laut meningkat. Sebab 37% hiu dan pari (sharks and rays) dunia sekarang terancam punah.

Hal ini terjadi terutama karena penangkapan ikan yang berlebihan. Ditambah dengan degradasi habitat serta perubahan iklim.

Demikian disampaikan pada Kongres Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) di Marseille, Marseille, Prancis, 4 September 2021.

Pembaruan Daftar Merah IUCN hari ini (4/9) juga mencakup penilaian ulang yang komprehensif spesies hiu dan pari dunia, yang mengungkapkan bahwa 37% sekarang terancam punah.

Hal ini menunjukkan bahwa langkah-langkah pengelolaan yang efektif masih kurang di sebagian besar lautan dunia.

Semua spesies hiu dan pari yang terancam ditangkap secara berlebihan, dengan 31% dipengaruhi oleh hilangnya dan degradasi habitat. Sebanyak 10% dipengaruhi oleh perubahan iklim.

Pemimpin Riset Senior dalam Penilaian dan Analisis Konservasi di Royal Botanic Gardens Kew, Dr Eimear Nic Lughadha, mengatakan senang melihat penilaian ulang terhadap hiu dan pari.

Penilaian ulang secara komprehensif terhadap kelompok-kelompok penting secara ekologis sangat diperlukan untuk mempertahankan nilai Daftar Merah sebagai Barometer Kehidupan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: HiuHiu dan PariIUCNKongres Konservasi Dunia IUCNPrancisSharks and Rays
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kongres IUCN, Komodo di Indonesia Terancam Punah

Next Post

IUCN: Perikanan Tuna Menuju Pemulihan, Hiu dan Pari Terancam Punah

Postingan Terkait

Ini Respon BMKG Terkait Kabar Omicron Melalui Chemtrails

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

23 September 2026
Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

23 September 2026

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Depresi Tropis Queenie Sedang Berkembang di Dekat Guam

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Next Post
Indonesia Leader Penangkapan Tuna Satu per Satu di Dunia

IUCN: Perikanan Tuna Menuju Pemulihan, Hiu dan Pari Terancam Punah

Komentar tentang post

TERBARU

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Depresi Tropis Queenie Sedang Berkembang di Dekat Guam

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

UNG dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Bahas Kerja Sama Strategis

AmsiNews

REKOMENDASI

Kota Gorontalo Diharapkan Menjadi Pusat Pengembangan Sekolah Literasi Berita

Maskapai Membatalkan 335 Penerbangan di Jepang Karena Topan Nanmadol

Bergerak di Laut Cina Timur Topan Bebinca Diperkirakan Mendarat di Dekat Shanghai

Ini Daftar 34 Trayek Tol Laut Tahun 2022

Trip 4, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia Menuju Maluku

Konstruksi Bangunan di Cianjur Harus Tahan Gempa Bumi dan Ada Jalur Evakuasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.