Selain itu, IOWave20 juga bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan para pihak dalam menerima dan memahami tingkat pesan peringatan tsunami dari BMKG.
BMKG juga menguji diseminasi informasi dari perangkat warning receiver system new generation atau WRS NewGen yang telah terpasang di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan mitra terkait lainnya.
Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan mengatakan, IOWave20 kali ini juga dalam rangkaian pelaksanaan Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2020.
Menurut Lilik skenario yang diuji pada IOWave20 yaitu tsunami di selatan Pulau Jawa yang mengancam daerah pesisir pantai selatan, bahkan sampai ke Bali, Sumatra dan Australia.
Latihan ini bertujuan untuk menguji pemahaman isi berita dan menerjemahkannya menjadi tindakan tanggap bencana.
Tujuan selanjutnya untuk menguji rantai peringatan dini pada masa pandemi Covid-19 terkait uji standard operating procedure (SOP), keterlibatan para pihak, tautan komunikasi di daerah terkait operator 24/7 termasuk kelengkapan komunikasi.
“IOWave20 menguji kesiapan masyarakat dalam penerimaan informasi melalui WRS-NG yang telah terpasang di kantor BMKG, BPBD dan media di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam acara pembukaan IOWave20 secara virtual, Selasa (6/10).





Komentar tentang post