Darilaut – Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap ke-3 untuk korban gempa bumi dahsyat di Myanmar, pada Kamis (3/4).
Adapun total bantuan yang dikirimkan tersebut seberat 124 ton atau senilai 1,2 juta USD.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan logistik dan peralatan pada Senin (31/3) dan Selasa (1/4) sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap negara yang sedang dilanda bencana. Selain itu, bantuan personel dari INASAR untuk membantu melaksanakan penanganan darurat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan, pengiriman bantuan tahap ke-3 menggunakan dua pesawat, yakni pesawat cargo dan Garuda Indonesia.
Rincian bantuan senilai Rp 20 miliar ini di antaranya meliputi makanan siap saji, alat kesehatan, hygiene kit, obat-obatan, selimut, velbed, kasur lipat, tenda pengungsi, toilet portabel, hingga peralatan dapur umum.
Selain logistik dan peralatan, pemerintah juga berkomitmen membantu dengan menerjunkan personel gabungan sebanyak 157 personel. Sebanyak 92 orang di antaranya sudah berada di Myanmar, dan 65 orang diberangkatkan hari ini termasuk tim Emergency Medical Team (EMT).
Suharyanto mengatakan personel yang akan berangkat hari ini ada 65 orang. Kemudian gabungan terdiri dari Kementerian Lembaga dari Kemenko PMK, Kemenkes, BNPB, Baznas, dan Basarnas.