”Untuk logistik cukup besar ada 124 ton,” kata Suharyanto. Yang sudah ada di Myanmar sekitar 24 ton lebih yaitu barang dari Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan, perlengkapan Basarnas dilengkapi dengan dua kendaraan truk dan genset dan ”sebagian kita bawa sekarang,” ujar Suharyanto.
Suharyanto mengatakan dengan adanya bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat mengurangi beban dan penderitaan masyarakat Myanmar yang terdampak.
Bantuan kemanusiaan tahap ke-3 dilepas secara resmi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Pratikno, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Kesehatan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, Ketua PMI. Selain itu, sejumlah perwakilan kementerian/ lembaga lainnya yang turut berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan logistik dan perlatan pada misi kemanusiaan ini.
Sugiono mengatakan bantuan yang dikirimkan sebagian besar merupakan logistik dan perlatan yang dibutuhkan oleh pemerintah maupun masyarakat Myanmar yang terdampak, antara lain shelter, alat kesehatan, hingga obat-obatan.
“Kita mengirimkan sebagian besar dari bantuan tersebut dari apa yang mereka butuhkan berdasarkan hasil rapat bersama Kementerian Luar Negeri negara-negara Asean beberapa waktu lalu,” ujar Sugiono.




