Sabtu, September 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Myanmar Butuh Bantuan Mendesak, Korban Tewas Karena Gempa Mendekati 3000 Orang

redaksi
2 April 2025
Kategori : Berita
0
Myanmar Butuh Bantuan Mendesak, Korban Tewas Karena Gempa Mendekati 3000 Orang

Direktur Program Pangan Dunia PBB (WFP) Michael Dunford saat wawancara dengan media di Nay Pyi Taw, dengan latar belakang Rumah Sakit Ottara Thiri yang hancur. FOTO: WFP-Arete/UN

Darilaut – Puluhan ribu orang membutuhkan bantuan mendesak setelah gempa dahsyat mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3).

Direktur Program Pangan Dunia PBB (UN World Food Programme, WFP) Michael Dunford, mengatakan, ada ribuan orang yang berduka atas kehilangan anggota keluarga. Perkiraan jumlah korban tewas saat ini mendekati 3.000 orang.

Ada kekhawatiran korban meninggal dunia bisa meningkat menjadi 10.000 orang.

Dengan pasokan makanan, tempat tinggal, dan medis yang sangat terbatas, WFP dan lembaga lain menyerukan pendanaan segera untuk mempertahankan upaya bantuan.

“Tanpa dana, kita tidak dapat melakukan apa yang perlu kita lakukan… kami tidak dapat memenuhi kebutuhan rakyat Myanmar,” kata Dunford, mengutip wawancara dengan UN News dari Mandalay, dekat pusat gempa.

Menurut Dunford tantangan besar yang dihadapi para penyintas dan pekerja bantuan adalah dampak konflik yang sedang berlangsung dan diperlukan tindakan global untuk mencegah tragedi lebih lanjut.

Dunford menjelaskan saat kejadian berada di Nay Pyi Taw, Myanmar, pada hari Jumat ketika gempa melanda. “Itu adalah pengalaman yang menakutkan. Kami berakhir di bawah meja, sangat berharap bahwa atap tidak akan runtuh pada kami. Segera setelah itu, kami membersihkan gedung. Kami mulai berpikir tentang bagaimana kami akan menanggapi kebutuhan rakyat Myanmar,” ujarnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gempa MyanmarMichael DunfordMyanmarPBBUN World Food ProgrammeWFP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Indonesia Kirim Bantuan Logistik dan Peralatan untuk Korban Gempa Myanmar

Next Post

Hari Internasional Nol Sampah Berfokus pada Mode dan Tekstil

Postingan Terkait

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

19 September 2026
Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

19 September 2026

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Next Post
Hari Internasional Nol Sampah Berfokus pada Mode dan Tekstil

Hari Internasional Nol Sampah Berfokus pada Mode dan Tekstil

TERBARU

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

AmsiNews

REKOMENDASI

Banyan Tree Hotels & Resorts Celebrates Its 25th Anniversary With Over 25% Reduction of Single-Use Plastic In A Year

Grup Pelayaran di Prancis Berhenti Membawa Sampah Plastik

Air Laut Teluk Jakarta Mengandung 21.260 Ton Nitrogen

2018, Nilai Produksi Perikanan Tangkap Capai Rp 210,7 Triliun

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Teluk Uf Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.