Kemudian, kelompok transportasi sebesar 1,56 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,61 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,42 persen.
Menurut BPS Provinsi Gorontalo, empat kelompok pengeluaran mengalami deflasi y-on-y yaitu kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,97 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,58 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,40 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen.
Komoditas yang dominan memberikan andil/ sumbangan inflasi y-on-y pada Desember 2025, antara lain: emas perhiasan, bawang merah, beras, ikan cakalang/ ikan sisik, ikan layang/ ikan benggol, sigaret kretek mesin (SKM), daging ayam ras, nasi dengan lauk, kopi bubuk, dan telur ayam ras.
Komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: tomat, sabun detergen bubuk, telepon seluler, cumi-cumi, terong, kangkung, ikan tuna, bawang putih, minyak goreng, dan kemiri.
Komoditas yang dominan memberikan andil/ sumbangan inflasi m-to-m pada Desember 2025, antara lain: bawang merah, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, emas perhiasan, cumi-cumi, nasi dengan lauk, kangkung, ikan tuna, dan makanan hewan peliharaan.




