Sabtu, Juni 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dengan Teknologi Bioflok Budidaya Udang Vaname Jadi Ramah Lingkungan, Produktivitas Meningkat

redaksi
29 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Vaname

Udang Vaname. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Serangan penyakit dan pencemaran lingkungan dapat menurunkan produktivitas hasil budidaya udang vaname.

Dengan teknologi bioflok budidaya udang vaname menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta meningkatkan produktivitas.

Peneliti Pusat Riset Budidaya Laut (PRBL) Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), I Ketut Sugama, mengatakan bioflok bukan sekadar teknik budidaya, melainkan pendekatan bioteknologi yang memanfaatkan bakteri baik untuk mengikat sisa pakan, kotoran udang, dan senyawa beracun, seperti amonia menjadi gumpalan mikroorganisme (flok).

Menurut Sugama, flok dapat dimanfaatkan kembali oleh udang sebagai sumber pakan alami. Dengan teknologi bioflok, limbah tidak lagi menjadi musuh utama tambak, tetapi justru diubah menjadi sumber nutrisi.

“Kualitas air lebih stabil, ketergantungan terhadap pergantian air berkurang, dan biaya pakan yang merupakan komponen terbesar dalam budidaya udang dapat ditekan,” kata Sugama seperti dikutip dari Brin.go.id.

Industri udang vaname nasional menghadapi tantangan besar, yakni serangan penyakit, pencemaran lingkungan, tuntutan mutu produk secara global, hingga tekanan efisiensi biaya produksi.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PRBL Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, melakukan riset teknologi bioflok yang memberi harapan baru bagi budidaya udang vaname yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINPenyakit UdangPerikanan budidayaTambak UdangUdang Vaname
Bagikan54Tweet34KirimKirim
Previous Post

WHO Mendesak Sekolah di Seluruh Dunia Memastikan Pola Makan Sehat Bagi Anak-anak

Next Post

Inflasi Provinsi Gorontalo Desember 2025 Sebesar 2,52 Persen

Postingan Terkait

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

27 Juni 2026
Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

27 Juni 2026

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Rektor UNG Lantik Pengurus Ormawa 2026

Next Post
Inflasi Provinsi Gorontalo Desember 2025 Sebesar 2,52 Persen

Inflasi Provinsi Gorontalo Desember 2025 Sebesar 2,52 Persen

TERBARU

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Terbentuk di Utara Kepulauan Marina

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Banyak Ekotipe Paus Orca

949 Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Banjir dan Longsor di Sumatera Barat, 10 Warga Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

Menggabungkan Bisnis Perikanan dan Pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.