Lima kelompok pengeluaran mengalami deflasi y-on-y yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,91 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,15 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,99 persen; kelompok transportasi sebesar 0,55 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,94 persen.
Inflasi Nasional
Secara nasional, menurut BPS, pada November 2024 terjadi inflasi y-on-y sebesar 1,55 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,33.
Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Tengah sebesar 4,35 persen dengan IHK sebesar 110,39 dan terendah terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 0,22 persen dengan IHK sebesar 103,58.
Sedangkan inflasi kabupaten/kota y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Nabire sebesar 4,48 persen dengan IHK sebesar 110,75 dan terendah terjadi di Kabupaten Muara Enim sebesar 0,08 persen dengan IHK sebesar 108,43.
Deflasi kabupaten/kota y-on-y terdalam terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 1,54 persen dengan IHK sebesar 104,77 dan terendah terjadi di Tanjung Pandan sebesar 0,09 persen dengan IHK sebesar 105,29.




