Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Biodiversitas Ikan di Kawasan Segitiga Terumbu Karang Tertinggi di Dunia

redaksi
4 Februari 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Ada Karang Besar Berumur 1000 Tahun di Halmahera

Ikan dan Terumbu karang di perairan Halmahera, Maluku Utara. FOTO: GR ALLEN

Darilaut – Kawasan segitiga terumbu karang (coral triangle) merupakan wilayah dengan biodiversitas ikan tertinggi di dunia.

Menurut Peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Fione Yukita Yalindua, tingkat diversitas yang tinggi merupakan hasil dari proses evolusioner yang disebut dengan spesiasi.

Dalam dua dekade terakhir, penelitian dengan menggunakan pendekatan molekular menunjukkan bahwa pentingnya peran tiga model spesiasi seperti spesiasi alopatrik, simpatrik dan parapatrik dalam menjelaskan diversifikasi/ keanekaragaman ikan karang. Baik yang terjadi di masa lalu, sekarang dan masa mendatang.

Secara biogeografis model yang berkaitan dengan petunjuk biodiversitas di kawasan segitiga terumbu karang meliputi:

1) model pusat asal-usul (center of origin),

2) model pusat tumpang tindih (center of overlap),

3) model pusat akumulasi (center of accumulation),

4) model pusat pertahanan (center of survival/refugia) dan

5) the mid domain effect/null model.

Berbagai ahli berpendapat bahwa untuk menjelaskan peran biogeografis terhadap biodiversitas ikan di kawasan segitiga terumbu karang tidak bisa hanya dijelaskan oleh satu model saja.

Namun kemungkinan besar merupakan kombinasi dan variasi dari beberapa model yang telah dijelaskan di atas.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BiodiversityBiogeografiBiogeografi ikanCoral Trianglekeanekaragaman hayati
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Angin Kencang di Sleman dan Bantul, Puluhan Rumah Rusak

Next Post

Pusaran laut dan Paradoks Es di Antartika

Postingan Terkait

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

28 Juni 2026
Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

28 Juni 2026

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Next Post

Pusaran laut dan Paradoks Es di Antartika

Komentar tentang post

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

Tim Ekspedisi Indonesia PRIMA ke Samudera Hindia dengan Kapal Baruna Jaya I

Kejahatan Lingkungan Hidup Mendapat Pengawasan Ketat PBB

Permohonan Tidak Jelas, PHPU Bupati Pohuwato Tidak Dapat Diterima

Hasil Penelitian: BPBD Belum Banyak Berperan Saat Tsunami Selat Sunda 2018

3.078 Rumah Rusak Karena Gempa di Banten

5356 Kapal Perikanan Sudah Gunakan E-Log Book

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.