Kamis, Oktober 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Informasi Hilal Sebagai Penentu Awal Bulan Syawal 1441 H

redaksi
23 Mei 2020
Kategori : Berita
0
Informasi Hilal Sebagai Penentu Awal Bulan Syawal 1441 H

Ilustrasi hilal. FOTO: BMKG

Darilaut – Keteraturan peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi, dan Bumi dengan Bulan dalam mengelilingi Matahari memungkinkan manusia untuk mengetahui penentuan waktu. Salah satu penentuan waktu adalah penentuan awal bulan Hijriah yang didasarkan pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi.

Penentuan awal bulan Hijriah ini sangat penting bagi umat Islam dalam penentuan awal tahun baru Hijriah, awal bulan Ramadlan, hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai institusi pemerintah salah satu tupoksinya adalah memberikan pelayanan data tanda waktu dalam penentuan awal bulan Hijriah.

Untuk itu, BMKG menyampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam, pada hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2020 M sebagai penentu awal bulan Syawal 1441 H.

Menurut BMKG, waktu terbenam Matahari dinyatakan ketika bagian atas piringan Matahari tepat di horizon-teramati. Di wilayah Indonesia pada tanggal 23 Mei 2020, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.26 WIT di Merauke, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.48 WIB di Sabang, Aceh.

Dengan memerhatikan waktu konjungsi dan Matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 23 Mei 2020 di wilayah Indonesia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: AstronomiBMKG
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pengamatan Hilal 1 Syawal 1441 H di Observatorium Bosscha

Next Post

Pemerintah Diminta Mengusut Awak Kapal Perikanan Indonesia yang Meninggal di Pakistan

Postingan Terkait

Ketua Umum AMSI: Industri Media Hadapi Tantangan Serius Terkait Kepercayaan Publik

Ketua Umum AMSI: Industri Media Hadapi Tantangan Serius Terkait Kepercayaan Publik

28 Oktober 2026
Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

28 Oktober 2026

Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

Topan Menghancurkan Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang, Vietnam Perkuat Peringatan Dini

UNG Terima Penghargaan Sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Next Post
Ini Penjelasan Kemenhub Terkait Jenazah Awak Kapal Perikanan Dibuang di Tengah Laut

Pemerintah Diminta Mengusut Awak Kapal Perikanan Indonesia yang Meninggal di Pakistan

Komentar tentang post

TERBARU

Ketua Umum AMSI: Industri Media Hadapi Tantangan Serius Terkait Kepercayaan Publik

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

Topan Menghancurkan Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang, Vietnam Perkuat Peringatan Dini

UNG Terima Penghargaan Sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit 98W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Sejumlah Robot Bersiap Berkontribusi untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Pemerintah Berupaya Maksimal dalam Pencarian dan Evakuasi Korban Pesawat Lion Air

Dua Hari, Tinggi Gelombang Dapat Mencapai 6 sampai 9 Meter

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.