Jumat, Oktober 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

redaksi
16 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Deforestasi dan rusaknya ekosistem hutan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Untuk mengembalikan fungsi ekologis tidak cukup hanya dengan menghentikan eksploitasi hutan saja tidak cukup. Perlu dilakukan pemulihan berbasis bentang alam.

Runtuhnya ekosistem hutan tidak terjadi secara tiba-tiba karena berlangsung melalui proses spasial secara bertahap, sering kali luput dari perhatian publik maupun pengambil kebijakan.

Peneliti Ahli Utama Konservasi Keanekaragaman Hayati Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Hendra Gunawan, mengatakan, bahwa menghentikan eksploitasi hutan saja tidak otomatis menyelesaikan persoalan.

Banyak ekosistem yang telah terdegradasi membutuhkan langkah pemulihan yang jauh lebih sistematis dan terintegrasi.

“Penghentian eksploitasi itu penting, tetapi tidak cukup. Ekosistem yang sudah rusak perlu dipulihkan dengan pendekatan terpadu lintas sektor dan berbasis bentang alam,” ujar Prof. Hendra mengutip Brin.go.id.

Prof. Hendra menjelaskan bahwa kebijakan pengelolaan hutan tidak bisa lagi berjalan secara parsial. Diperlukan konsistensi kebijakan antar sektor, integrasi antara konservasi, restorasi dan pembangunan, serta kolaborasi nyata antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Tanpa sinergi tersebut, upaya pemulihan akan terfragmentasi dan tidak menyentuh akar persoalan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINDeforestasiKrisis EkologisProf. Hendra GunawanRuntuhnya Ekosistem Hutan
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bagaimana Runtuhnya Ekosistem Hutan Salah Satu Penyebab Banjir Bandang di Indonesia

Next Post

UNG Akan Buka Program Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Postingan Terkait

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

9 Oktober 2026
El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

9 Oktober 2026

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi Kering Mendominasi, Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Peluang Hujan Saat Kondisi Kering di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

UNG Akan Buka Program Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

TERBARU

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Perubahan Iklim Membawa Kekeringan, Banjir dan Gelombang panas

Topan Surigae Mengancam Kepulauan Ryukyu di Selatan Jepang

Benar, Klaim Anies Baswedan bahwa Tiongkok Memanfaatkan Beberapa Negara di ASEAN untuk Mempertahankan Pengaruhnya di Laut Cina Selatan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Indonesia-Australia Saling Dukung untuk Anggota IMO

Kemenhub Percepat Pengukuran Kapal Ikan, Gratis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.