Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ini 17 Unsur Logam Tanah Jarang

redaksi
3 Juni 2023
Kategori : Berita
0
Mineral Kritis Dibutuhkan untuk Energi Bersih dan Kendaraan Bermotor Listrik

Ilustrasi batuan yang mengandung mineral logam. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tahun 2023 ini, daerah potensi di Indonesia yang sudah teridentifikasi mengandung Logam Tanah Jarang atau Rare Earth Elements (REE) sudah bertambah. Status eksplorasinya juga sudah ditingkatkan.

Logam Tanah Jarang terdiri dari 17 unsur yaitu lanthanum (La), cerium (Ce), praseodymium (Pr), neodymium (Nd), promethium (Pm), samarium (Sm), europium (Eu), gadolinium (Gd), terbium (Tb), dysprosium (Dy), holmium (Ho), erbium (Er), thulium (Tm), ytterbium (Yb), and lutetium (Lu) termasuk Scandium (Sc) dan Y (Yttrium).

Kepala Pusat Sumber Daya Geologi – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Iwan Setiawan, mengatakan potensi pemanfaatan Logam Tanah Jarang sangat luas. Contohnya, magnet permanen untuk mobil listrik dan turbin angin, monitor LED, handphone, laptop, kamera, kulkas, lampu LED, bahkan earphone, kacamata dan sepeda listrik.

Iwan mengatakan di Indonesia Logam Tanah Jarang, seperti samarium (Sm), gadolinium (Gd) dan ytterbium (Yb), dimanfaatkan di bidang kedokteran sebagai pendeteksi sel kanker, cerium (Ce) di bidang pertahanan digunakan untuk cat anti radar, dan neodymium (Nd) digunakan sebagai magnet pintar dan material nano.

Logam Tanah Jarang merupakan unsur-unsur substitusi yang terbentuk pada mineral pembentuk batuan, kata Iwan dalam ‘Studium Generale Mahasiswa PEP Bandung’, Senin (29/5).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINLogam Tanah JarangMineral KritisUnsur Logam Tanah Jarang
Bagikan37Tweet22KirimKirim
Previous Post

Kongres Meteorologi Dunia Menetapkan Strategi Baru di Masa Perubahan Iklim

Next Post

Siarang Langsung Pertama Planet Mars Butuh 17 Menit Mencapai Bumi

Postingan Terkait

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

24 Oktober 2026
Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Next Post
Siarang Langsung Pertama Planet Mars Butuh 17 Menit Mencapai Bumi

Siarang Langsung Pertama Planet Mars Butuh 17 Menit Mencapai Bumi

Komentar tentang post

TERBARU

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Angin Kencang Menghantam Pesisir Hong Kong, Topan Super Saola Membawa Gelombang Badai dan Hujan Deras

DKI Jakarta dan Jawa Barat Pendaftar Terbanyak Relawan Covid-19

Implementasi Smart City, Pemerintah Kota Gorontalo Terima Penghargaan Kemenkominfo

Pelabuhan Bitung Dikembangkan untuk Kawasan Ekonomi Khusus

Minahasa Utara Diusulkan Menjadi Percontohan Tambang Emas Skala Kecil Ramah Lingkungan

Ranjau dan Alat Peledak Terus Membunuh Ribuan Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.