Setiap tahun, wisata terumbu karang menyumbang sekitar 70 juta perjalanan dan pendapatan $36 miliar.
Ketiga, Karang adalah Binatang
Meskipun karang sering disalahartikan sebagai batu atau tumbuhan, mereka adalah hewan. Karang termasuk dalam filum Cnidaria, invertebrata yang berkerabat dekat dengan anemon laut dan ubur-ubur yang menggunakan sel khusus (knidosit) untuk menangkap mangsanya.
Karang individu disebut polip, dan terumbu karang terdiri dari ribuan polip yang hidup bersama.
Keempat, Terumbu Karang Tumbuh Subur di Perairan Dalam dan Dingin
Terumbu karang laut dalam telah ada selama ribuan tahun, tetapi sedikit yang diketahui tentangnya. Sejak tahun 1800-an, para nelayan telah menemukan jejak karang laut dalam.
Akan tetapi hanya ekspedisi ilmiah baru-baru ini yang mengonfirmasi keberadaan terumbu karang dari Samudra Arktik hingga Pasifik Selatan yang jauh di lepas pantai Selandia Baru.
Hanya saja, penangkapan pukat dasar dan perubahan keasaman laut mengancam karang laut dalam, mendorong beberapa negara—termasuk Inggris dan Norwegia—menetapkan kawasan perlindungan laut untuk terumbu karang laut dalam.
Kelima, Terumbu Karang Tidak Menyimpan Karbon
Terumbu karang melepaskan lebih banyak karbon daripada yang mereka simpan, tetapi jumlah yang dilepaskan kecil. Karena terumbu karang tidak menyerap karbon, mereka tidak berperan langsung dalam mitigasi perubahan iklim. Namun, perannya penting untuk adaptasi iklim.





Komentar tentang post