Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Metodologi Baru Menganalisis Dampak dan Ketergantungan Perusahaan Pada Alam

redaksi
18 Januari 2023
Kategori : Berita
0
Metodologi Baru Menganalisis Dampak dan Ketergantungan Perusahaan Pada Alam

Hilangnya keanekaragaman hayati menjadi perhatian para pemimpin bisnis global. FOTO: SPGLOBAL.COM

Darilaut – Program Lingkungan PBB (UNEP) dan S&P Global meluncurkan Profil Risiko Alam, sebuah metodologi baru untuk menganalisis dampak dan ketergantungan perusahaan pada alam, di Davos (17/1).

Dalam siaran pers UNEP, Profil Risiko Alam (Nature Risk Profile) ditujukan untuk memungkinkan sektor keuangan mengukur dan mengatasi risiko terkait alam dengan memberikan analitik yang kuat secara ilmiah dan dapat ditindaklanjuti tentang dampak dan ketergantungan pada alam.

Dengan setengah dari PDB dunia sangat bergantung pada alam, hilangnya keanekaragaman hayati menjadi perhatian yang semakin besar bagi para pemimpin bisnis global.

Menurut Laporan Risiko Global Forum Ekonomi Dunia 2023 (World Economic Forum’s 2023 Global Risks Report), hilangnya keanekaragaman hayati adalah risiko global paling parah keempat selama sepuluh tahun ke depan setelah kegagalan tindakan iklim, adaptasi perubahan iklim, dan cuaca ekstrem.

Oleh karena itu, pelaku pasar memerlukan pendekatan kuantitatif yang kredibel untuk mengukur dampak dan ketergantungan keanekaragaman hayati dari operasi dan portofolio mereka, memitigasi risiko, dan memajukan hasil positif alam untuk membangun ketahanan.

Metodologi baru menguraikan metrik dan data yang memungkinkan perusahaan dan investor untuk mengidentifikasi dan mengukur paparan terkait alam.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Biodiversitykeanekaragaman hayatiUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ini 6 Alasan Mengapa Terumbu Karang Patut Dilindungi

Next Post

Gempa Kuat M 6,3 Mengguncang Gorontalo, Teluk Tomini

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Gempa Kuat M 6,3 Mengguncang Gorontalo, Teluk Tomini

Gempa Kuat M 6,3 Mengguncang Gorontalo, Teluk Tomini

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Lubang Hitam Supermasif Bersembunyi di Jantung Bimasakti

86 Titik Memantau Hilal, Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Longsor di Nganjuk

AMSI Gorontalo dan Sumatera Utara Gelar Pelatihan Jurnalistik

2016 – Maret 2019, Temuan Penyelewengan BBM Bersubdisi Rp 72,6 Miliar

Gubernur Jawa Timur Jemput Korban KM Santika Nusantara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.