Perjanjian-perjanjian ini, beberapa di antaranya sudah ada sejak lima dekade yang lalu, antara lain telah membantu melindungi spesies yang terancam punah, memperbaiki lapisan ozon, dan mengendalikan polusi kimia.
Pada UNEA-6, banyak diskusi terfokus pada bagaimana berbagai perjanjian multilateral dapat bekerja sama secara lebih erat, dan bagaimana perjanjian-perjanjian tersebut dapat memperkuat hubungan mereka dengan UNEA dan UNEP.
Hari itu digambarkan oleh beberapa orang sebagai “reuni keluarga.”
“Dengan keragaman perspektif, kami menemukan kekuatan,” kata Presiden UNEA-6 Leila Benali. “Mari kita berpedoman pada semangat multilateralisme.”
4. Laporan ilmiah menjadi pusat perhatian
UNEP meluncurkan tiga laporan utama selama UNEA-6. Laporan ini memberikan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan para pembuat kebijakan untuk membuat keputusan yang tepat mengenai lingkungan.
Global Waste Management Outlook menemukan bahwa umat manusia harus secara drastis mengurangi jumlah sampah yang mereka hasilkan jika ingin planet ini tetap “layak ditinggali”.
Global Resources Outlook mengungkap sumber daya alam dunia sedang terkuras pada tingkat yang mengkhawatirkan dan menyerukan negara-negara untuk melakukan perubahan kebijakan secara menyeluruh guna memastikan umat manusia dapat hidup sesuai dengan kemampuan mereka.




