Sebagai bentuk tanggung jawab institusi atas dugaan terlibatnya mahasiswa ITB tersebut, ITB telah membentuk Komisi Pelanggaran Akademik dan Kemahasiswaan untuk menindaklanjuti pemeriksaan kasus ini.
Komisi ini bertugas memeriksa dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan, dan jika terbukti maka Komisi akan merekomendasikan sanksi kepada Rektor ITB sesuai dengan ketentuan.
Sementara itu, dugaan tindak pidana kami serahkan penanganannya kepada pihak kepolisian.
”ITB berkomitmen menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab akademik, serta senantiasa berupaya menjaga kepercayaan publik dan mendorong terciptanya budaya akademik yang jujur, bersih, dan beretika,” demikian yang tertulis sebagai ”Tanggapan ITB atas Kasus Perjokian pada SNPMB UTBK 2025.”
Sebelum ITB secara resmi menyampaikan respons tersebut, nama Lucas Valentino viral di media sosial.
Kilat.com Selasa, 29 April 2025 pukul 20:23 WIB, Solobalapan.jawapos.com Rabu 30 April 2025 pukul 08:40 WIB dan Suara.com Rabu 30 April 2025 pukul 14:41 WIB, menayangkan identitas LVN sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung Program Studi Teknik Elektro, angkatan 2018.
Selain Lucas, dua nama lainnya yang diduga sebagai joki yakni Healthy Febriana Jessica dan Khamila Djibran, keduanya lulusan ITB angkatan 2018. Healthy berasal dari jurusan Teknik Perminyakan dan telah lulus pada 2022, sedangkan Khamila dari Teknik Pertambangan lulus tahun 2023.




