Darilaut – Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, menguraikan sejumlah model kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) sesi 1 hingga sesi 12.
Salah satunya mengenai dugaan kecurangan Lukas Valentino Nainggolan (LVN) yang ditemukan di pusat UTBK ISBI (Institut Seni Budaya Indonesia) Bandung.
“Ini yang kita dapatkan terkait joki, ini ada empat kartu tanda peserta (UTBK-SNBT tahun 2025 ) dengan satu foto yang bisa dimainkan dengan AI (Artificial Intelligence, kecerdasan artifisial),” kata Eduart, saat konferensi pers, pada Selasa (29/4).
“Nama asli jokinya Lukas Valentino Nainggolan. Peserta yang di joki sementara sebanyak 4 orang.”
Melansir laman Itb.ac.id (Rabu, 30 April 2025, 09:25:58 – update 01-05-2025) menjelaskan bahwa LVN yang terlibat dalam praktik perjokian di sejumlah pusat pelaksanaan UTBK, ITB mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan benar merupakan mahasiswa aktif ITB.
Dijelaskan pula bahwa kejadian ini tidak terjadi di pusat UTBK ITB.
ITB sangat menyesalkan bahwa hal itu dilakukan oleh seorang mahasiswa yang seharusnya menjunjung tinggi etika akademik, untuk itu dengan segera kami melakukan langkah-langkah penegakan aturan akademik dan kemahasiswaan.




