Saat ini, kata Endi, Bank Sampah Banjarnegara memiliki mesin pengolah sampah dengan kapasitas 200 kilogram bahan baku sampah plastik yang dapat menghasilkan 170 hingga 180 liter Petasol.
“Kami tidak bisa memastikan 1 kilogram bahan baku dapat menghasilkan 1 liter Petasol. Sebagai gambaran, sampah kering bersih dapat menghasilkan 95 persen. Namun, untuk rata-rata sampah kering dan basah menghasilkan 70 hingga 80 persen,” ujar Endi seperti dikutip dari Brin.go.id.
Selama ini, Petasol yang dihasilkan Bank Sampah Banjarnegara telah dimanfaatkan untuk mesin-mesin pertanian dan kendaraan bermotor warga sekitar.
Selain menciptakan Faspol 5.0, pihaknya telah membuat mesin pembakar sampah sederhana untuk dimanfaatkan bank sampah di tempat lain.
Sedikitnya sudah 50 tempat di wilayah Indonesia yang sudah memanfaatkan mesin pembakar sampah serta teknologi Faspol 5.0 yang dihasilkannya.
Selain mengirim mesin dan teknologi Faspol 5.0, dilanjutkan dengan pelatihan bagi operator, untuk memastikan mesin dapat menghasilkan produk sesuai SOP (standard operating procedure) atau prosedur operasional standar.
Untuk menjaga kualitas produk, pemeriksaan dilakukan melalui laboratorium BRIN dan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Hal ini untuk memantau kualitas Petasol.




