Saat ini, ada sekitar 27 perguruan tinggi yang mengelola program dan kajian ilmu dan teknologi kelautan. “26.000 sarjana kelautan dengan sekitar 2.500 doktor dan master siap membantu dan terlibat dalam proses pembangunan nasioal dan daerah,” kata Abdi.
Kemampunan teknis dan manajerial sarjana kelautan meliputi bidang perencanaan wilayah pesisir, tata ruang dan zonasi, konservasi laut, pencemaran laut, survei laut dan oseanografi. “Industri dan jasa kelautan yang kini makin berkembang juga perlu melirik talenta kelautan agar kesinambungan bisnis bisa terjaga,” ujarnya.*





Komentar tentang post