Kegiatan ini bersamaan dengan pelepasan 3 jenis penyu sisik, penyu hijau dan penyu lekang sebanyak 200 tukik. Selain itu, juga berlangsung penyelaman penurunan modul terumbu buatan di kedalaman 14 Meter di perairan Desa Parentek Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa. Kegiatan ini dikoordinir Dr Christofel Rotinsulu dan Dr Henky Rotinsulu.
Dalam sambutan, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Tinneke Adam menyampaikan apresiasi kepada segenap pengurus ISKU yang selalu hadir dan eksis dalam memberikan dukungan dalam pembangunan bangsa dan daerah.
Gubernur Sulawesi Utara mengharapkan ke depan ISKU akan terus memberikan manfaat dan dampak bagi masyarakat luas, sebagai bukti bahwa alumni Ilmu Kelautan Unsrat ikut berperan untuk mengisi pembangunan melalui upaya bersama menjaga melestarikan, serta mengembangkan sumberdaya alam.
“Keberadaan Sulawesi Utara sebagai daerah kepulauan di mana wilayah terbesarnya adalah laut, maka akan sangat disayangkan jika segala potensi kelautan yang menjadi keunggulan sumberdaya alam daerah Sulawesi Utara tidak dapat dijaga dan dilestarikan, bahkan diolah secara optimal untuk mensejahterahkan masyarakat,” kata Tinneke Adam.
Dekan FPIK Unsrat Prof Farnis Boneka mengatakan ISKU menjadi wadah pemersatu alumni Ilmu Kelautan Unsrat, mulai dari lulusan pertama sampai yang termuda. Para alumni ini lebur dalam ikatan kekeluargaan yang kuat.





Komentar tentang post