Kamis, Oktober 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

redaksi
8 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kekeringan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Fenomena El Niño dengan suhu Samudra Pasifik yang telah melampaui angka pengukuran pada peristiwa bersejarah tahun 1997 dan 2015.

Melansir UN News El Niño periode 2026-2027 diperkirakan akan menjadi salah satu yang terkuat dalam catatan sejarah. Berpotensi memperparah kekeringan, banjir, dan cuaca ekstrem lainnya di berbagai negara yang sudah bergulat dengan masalah kerawanan pangan, pengungsian, dan tekanan ekonomi.

El Niño dapat mengubah pola curah hujan hingga ribuan kilometer jauhnya dari wilayah Pasifik tropis, menyebabkan sebagian wilayah menghadapi kekeringan dan kelangkaan air, sementara wilayah lain harus menghadapi hujan lebat, banjir, dan peningkatan risiko penyakit.

Lebih dari 347 juta anak di hampir 100 negara dan wilayah dapat terdampak oleh kondisi yang sangat kering atau sangat basah antara bulan Oktober dan Desember akibat El Niño, demikian peringatan Dana Anak-anak PBB (UNICEF) dalam sebuah analisis terbaru.

“Bagi anak-anak, El Niño bukan sekadar pola cuaca. Fenomena ini dapat berarti meningkatnya jumlah pengungsi, malnutrisi, kelangkaan air, dan wabah penyakit,” ujar Direktur Eksekutif UNICEF, Catherine Russell.

“Anak-anak juga berisiko menghadapi penutupan sekolah, sementara keluarga mereka mungkin mengalami kesulitan keuangan tambahan.”

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: El Niño 2026KekeringanPapua New GuineaUNICEF
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Next Post

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Postingan Terkait

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

8 Oktober 2026
Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

8 Oktober 2026

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Api di Lahan Gambut Bisa Padam Apabila Terendam Air

Next Post
Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

TERBARU

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

AmsiNews

REKOMENDASI

Temuan Burung Baru di Pulau Kecil Sulawesi Tengah dan Maluku Utara

Shennongjia, Taman Nasional yang Mengintegrasikan Kesejahteraan Masyarakat

Peneliti UNG Temukan 12 Jenis Ikan Ekonomis di Teluk Tomini Terkontaminasi Mikroplastik

FIKP UMRAH Telah Memiliki Asesor Mangrove

Laut Indonesia Digunakan Sebagai Laboratorium Alam

Virus Corona di Indonesia Tembus 100.303 Kasus

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.