Sabtu, April 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pemerintah Diminta Atasi Diskriminasi yang Dialami Awak Kapal Perikanan

redaksi
29 Oktober 2019
Kategori : Berita
0
Pemerintah Diminta Atasi Diskriminasi yang Dialami Awak Kapal Perikanan

Kapal ikan di Bitung, Sulawesi Utara. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Pemerintah diminta untuk mengatasi masalah diskriminasi yang kerapkali dialami oleh awak kapal perikanan, baik yang bekerja di dalam maupun luar negeri. Instrumen dan aturan ketenegakerjaan perlu diberlakukan untuk memenuhi aspek keadilan bagi awak kapal perikanan.

Bentuk diskriminasi yang dialami awak kapal perikanan selama ini terkait dengan sistim pengupahan dibawah Upah Minimim Provinsi (UMP), kelebihan jam kerja dan Perjanjian Kerja Laut yang belum berlaku secara efektif.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan, perbaikan sektor perikanan tangkap saat ini mesti terintegrasi dengan penanganan ketenagakerjaan, sehingga memberi dampak kesejahteraan bagi awak kapal perikanan.

“Perlakuan diskriminasi yang diterima awak kapal perikanan sudah cukup lama sehingga merugikan awak kapal perikanan. Salah satu bentuk diskriminasi tersebut adalah tentang mekanisme pengupahan dan jam kerja di laut yang selalu berlebihan dan tanpa kompensasi waktu istrahat yang cukup,” kata Abdi, Selasa (29/10).

Aturan pengupahan bagi awak kapal perikanan mayoritas diberikan dengan sistim bagi hasil. Adapun pengupahan dengan sistim gaji lebih banyak dilakukan dibawah standar Upah Minimum Provinsi. Padahal, risiko pekerjaan di atas kapal perikanan lebih besar dari pada bekerja di darat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: DFW-IndonesiaJawa TengahNelayan BitungPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ambergis 7 Kilogram Senilai Rp 4,4 Miliar Ditemukan Nelayan Thailand

Next Post

Fenomena Alga Berbahaya di Teluk Ambon Tercatat Sejak 1990-an

Postingan Terkait

BMKG Prediksi ENSO dan Peluang El Nino Tahun 2026

ENSO Berada pada Fase Netral

11 April 2026
Hujan Masih Mendominasi Kondisi Cuaca Indonesia Hari Ini Hingga 19 Februari

Waspada Hujan Lebat di Masa Peralihan Musim

10 April 2026

Tanaman Sorgum Sebagai Sumber Gula Alternatif

Mahasiswa Prodi Psikologi UNG Finalis Kompetisi Internasional di Kuala Lumpur

Kemunculan AI Berpengaruh pada Pola Kerja di Ruang Redaksi

Mahasiswa UNG Tembus International Business Competition 2026 di Vietnam

Siklon Tropis Maila Akan Bergerak di Dekat Papua Nugini

Badai Tropis Sinlaku Terbentuk di Tenggara Guam

Next Post
Fenomena Alga Berbahaya di Teluk Ambon Tercatat Sejak 1990-an

Fenomena Alga Berbahaya di Teluk Ambon Tercatat Sejak 1990-an

Komentar tentang post

TERBARU

ENSO Berada pada Fase Netral

Waspada Hujan Lebat di Masa Peralihan Musim

Tanaman Sorgum Sebagai Sumber Gula Alternatif

Mahasiswa Prodi Psikologi UNG Finalis Kompetisi Internasional di Kuala Lumpur

Kemunculan AI Berpengaruh pada Pola Kerja di Ruang Redaksi

Mahasiswa UNG Tembus International Business Competition 2026 di Vietnam

AmsiNews

REKOMENDASI

Membangun Lintasan Ikan Migrasi pada Bendungan

KPK: di Laut Banyak Kepentingan, Tak Diatur akan Berpotensi Korupsi

Desakan Bencana Sumatra Darurat Nasional, Jalan Nasional Putus dan Banyak Daerah Terilosir

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah Warga Banyuwangi

Gempa Laut Maluku M7,6: BMKG Akan Turunkan Tim Ahli Untuk Pemetaan Sebaran Kerusakan

Fakultas Kedokteran UNG Terjunkan Tim Medis Dalam Pelaksanaan Pramuka di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.