Sabtu, Oktober 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jejak Kekerabatan Bahasa Daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola dan Bulango

redaksi
12 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Jejak Kekerabatan Bahasa Daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola dan Bulango

Prof. Dr. Asna Ntelu, M.Hum saat orasi ilmiah pengukuhan guru besar di auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Selasa (3/2). FOTO: FSB UNG

Penelitian terbaru menyebutkan mbahwa bahasa Gorontalo, Suwawa, Atinggola, dan Bulango memiliki hubungan kekerabatan genealogis yang jelas dan terukur.

Dari 200 kosakata dasar Swadesh yang dianalisis, 198 pasangan kata memiliki padanan lengkap dalam ke-4 bahasa tersebut.

Hasil perbandingan leksikal menunjukkan bahwa bahasa Gorontalo memiliki tingkat kekerabatan sebesar 59,09% dengan bahasa Suwawa, 55,05% dengan bahasa Atinggola, dan 57,07% dengan bahasa Bulango, kata Prof. Asna.

Sementara itu, menurut Prof. Asna, hubungan antarbahasa lainnya menunjukkan persentase yang lebih tinggi, yakni 64,65% antara Suwawa dan Atinggola, 69,70% antara Suwawa dan Bulango, serta hubungan paling kuat antara Atinggola dan Bulango dengan tingkat kesamaan leksikal mencapai 83,33%.

Prof. Asna mengatakan variasi kebahasaan di Provinsi Gorontalo tidak dapat dipahami sebagai perbedaan yang muncul secara tiba-tiba, melainkan sebagai hasil proses diferensiasi historis yang bertahap, berkelanjutan, dan berakar pada satu tradisi kebahasaan yang sama.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Bahasa GorontaloFakultas Sastra dan Budaya UNGProf. Asna NteluUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Peran Indonesia di Jantung Sirkulasi Indo-Pasifik Memengaruhi Iklim Dari Australia Hingga Asia Timur

Next Post

Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

Postingan Terkait

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

3 Oktober 2026
BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

3 Oktober 2026

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Next Post
Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

TERBARU

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

AmsiNews

REKOMENDASI

Gejala Sengatan Ubur-ubur Irukandji

Angin Puting Beliung Terjang Kabupaten Gorontalo, Ratusan Orang Terdampak

PBB Beri Penghargaan Pegiat Restorasi Ekosistem

Pencarian Kapal Kakap Merah III

Tepung Sorgum Dapat Dikembangkan Menjadi Salah Satu Pangan Sehat

Musim Hujan Datang Lebih Awal, Puncaknya Desember dan Januari 2023

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.