Senin, Maret 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peran Indonesia di Jantung Sirkulasi Indo-Pasifik Memengaruhi Iklim Dari Australia Hingga Asia Timur

redaksi
12 Februari 2026
Kategori : Berita
0
BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

Kehidupan biota laut Sulawesi Utara. GAMBAR: BRIN/YOUTUBE

Darilaut – Di Kedalaman laut yang tak terlihat sesungguhnya bekerja senyap. Ini yang menopang kehidupan di atasnya.

Indonesia memiliki sekitar tiga perempat laut laut dalam. Namun, laut dalam sering dianggap jauh dari keseharian.

Peneliti Pusat Riset Laut Dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), A’an Johan Wahyudi, mengatakan, banyak keputusan di permukaan bertumpu pada proses yang terjadi di kedalaman.

Seperti pola musim ikan, kekuatan badai, stabilitas pelabuhan, hingga keselamatan rute tol laut dipengaruhi oleh arus, gelombang, oksigen, nutrien, dan karbon yang bergerak ribuan meter di bawah permukaan.

Karena itu, Panca Samudra Nusantara tidak berhenti pada urusan dalam negeri. Indonesia berada di jantung sirkulasi Indo-Pasifik, jalur air yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Hindia, memengaruhi iklim dari Australia hingga Asia Timur.

Posisi ini memberi peluang bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih besar sebagai Scientific Orchestrator of the Indo-Pacific Deep Ocean, kata A’an.

Peran itu setidaknya memiliki tiga wajah. Pertama, menurut A’an, sebagai agenda setter, yaitu bahwa negara ikut menentukan pertanyaan riset apa yang penting bagi kawasan.

Misalnya, bagaimana perubahan iklim memengaruhi perikanan tropis, bagaimana risiko bencana bawah laut dipetakan, dan bagaimana sumber daya genetik laut dikelola secara adil.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: A’an Johan WahyudiBRINLaut DalamPerubahan IklimRiset Laut DalamSirkulasi Indo-Pasifik
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Misi Nasional Riset Laut Dalam Melalui Panca Samudra Nusantara

Next Post

Jejak Kekerabatan Bahasa Daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola dan Bulango

Postingan Terkait

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

15 Maret 2026
29 Maret 2025 Sidang Penetapan Awal Syawal 1446 H

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

15 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Next Post
Jejak Kekerabatan Bahasa Daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola dan Bulango

Jejak Kekerabatan Bahasa Daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola dan Bulango

TERBARU

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

AmsiNews

REKOMENDASI

Pembangunan Kelautan dan Perikanan Pascabencana di Sulawesi Tengah

KKP Perlu Mengusut Kapal Ikan Mark Down dan Tak Berizin

Badan Geologi Ukur Dampak Tsunami Selat Sunda

Kementerian Kelautan Punya Logo Baru

Kemenhub Bagi Alat Keselamatan Kapal dan Pas Kecil

Bibit Siklon Tropis 96S Bergerak di Laut Sawu, Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.