Penelitian terbaru menyebutkan mbahwa bahasa Gorontalo, Suwawa, Atinggola, dan Bulango memiliki hubungan kekerabatan genealogis yang jelas dan terukur.
Dari 200 kosakata dasar Swadesh yang dianalisis, 198 pasangan kata memiliki padanan lengkap dalam ke-4 bahasa tersebut.
Hasil perbandingan leksikal menunjukkan bahwa bahasa Gorontalo memiliki tingkat kekerabatan sebesar 59,09% dengan bahasa Suwawa, 55,05% dengan bahasa Atinggola, dan 57,07% dengan bahasa Bulango, kata Prof. Asna.
Sementara itu, menurut Prof. Asna, hubungan antarbahasa lainnya menunjukkan persentase yang lebih tinggi, yakni 64,65% antara Suwawa dan Atinggola, 69,70% antara Suwawa dan Bulango, serta hubungan paling kuat antara Atinggola dan Bulango dengan tingkat kesamaan leksikal mencapai 83,33%.
Prof. Asna mengatakan variasi kebahasaan di Provinsi Gorontalo tidak dapat dipahami sebagai perbedaan yang muncul secara tiba-tiba, melainkan sebagai hasil proses diferensiasi historis yang bertahap, berkelanjutan, dan berakar pada satu tradisi kebahasaan yang sama.




