Sabtu, Juni 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Juru Mudi KM Bone I Ditemukan Meninggal Dunia di Pulau Rambut

redaksi
30 September 2019
Kategori : Berita
0
Juru Mudi KM Bone I Hilang Antara Pulau Bidadari dan Pulau Ayer

FOTO: BASARNAS

Jakarta – Juru mudi KM Bone I bernama Firdaus (40 tahun) yang hilang di perairan Teluk Jakarta antara pulau Bidadari dan Pulau Ayer, Kepulauan Seribu, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (29/9). Korban ditemukan di Pulau Rambut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman mengatakan, korban atas nama Firdaus telah ditemukan meninggal dunia di pantai timur Pulau Rambut dan telah dievakuasi oleh Polres Kepulauan Seribu.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menerima informasi pada Minggu (29/9) dari Polres Kepulauan Seribu.

Diinformasikan, telah ditemukan mayat manusia tanpa identitas di pantai timur Pulau Rambut oleh petugas BKSDA DKI Jakarta yang bertugas disana. Ciri-ciri sama dengan korban Juru Mudi KM Putra Bone I dan telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga.

KM Putra Bone I, pada Minggu (22/9) bergerak dari Pulau Bidadari menuju Pulau Ayer. Dalam perjalanan pengemudi kapal/korban meminta digantikan oleh Nakhoda untuk buang air. 10 menit berlalu korban tidak kunjung kembali. Setelah dilakukan pencarian, korban tidak berada di kapal.

Mengetahui hal itu, Nakhoda menghentikan kapalnya dan mencurigai korban terjatuh ke laut saat buang air saat perjalanan menuju pulau Ayer.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BasarnasKepulauan SeribuNelayan hilang
Bagikan6Tweet2KirimKirim
Previous Post

Dari Mana Datangnya Ikan Mackerel

Next Post

Wamena Belum Kondusif, Kemenhub Siapkan Kapal Laut Bantu Evakuasi Pengungsi

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 90S Masih Berada di dekat Pulau Enggano Bengkulu

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

6 Juni 2026
Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

6 Juni 2026

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

Pemodelan Instrumen Penting dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Next Post
Wamena Belum Kondusif, Kemenhub Siapkan Kapal Laut Bantu Evakuasi Pengungsi

Wamena Belum Kondusif, Kemenhub Siapkan Kapal Laut Bantu Evakuasi Pengungsi

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa 7,0 SR Guncang Manado, Bitung dan Ternate

Ketua Umum dan Sejumlah Anggota AMSI Terima Penghargaan MAW Talk Awards

Mahasiswa UI Rancang Alat Penyedia Listrik dan Air Bersih di Daerah Bencana

Badai Tropis Banyan Bergerak Mendekati Filipina Selatan

IOM: Perdagangan Orang di Kapal Ikan Dikenali Melalui Proses Perekrutan

Kapal Pesiar MS Vasco Da Gama dan MV Europa Sandar di Benoa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.