Sementara itu, Direktur KabarMakassar, Hajriana Ashadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan peserta kegiatan. Lokakarya ini tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi menjadi ruang kolaborasi aktif antarjurnalis, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Keterbukaan informasi dan partisipasi semua pihak sangat penting. Kami berharap seluruh peserta aktif berdiskusi karena banyak gagasan penting yang bisa ditindaklanjuti,” ujar Hajriana.
Melalui kolaborasi ini, KabarMakassar dan BBC Media Action menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ekosistem media di Indonesia Timur agar lebih berdaya, adaptif terhadap teknologi.
“Ini akan memberikan benteng kepada diri kita mampu menjadi benteng melawan misinformasi dan disinformasi,” ujarnya.

BBC Media Action, Helena Rea, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi KabarMakassar dalam menjalankan program kolaborasi tersebut.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim KabarMakassar atas kerja keras dan dedikasinya. Kolaborasi ini sangat penting karena mampu memperkuat suara-suara dari Indonesia Timur yang selama ini kurang terdengar di tingkat nasional,” ujar Helena Rea.
Helena menilai fokus program pada isu hak asasi manusia, lingkungan hidup, dan kesetaraan gender sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat Indonesia Timur saat ini.




