NCG selanjutnya mengirim CGS Barracuda, sebuah kapal patroli lepas pantai, dan Dornier, sebuah pesawat terbang, untuk mencari korban yang selamat.
Kapal Lien Sheng Fa akhirnya ditemukan dalam posisi terbalik pada hari Jumat, 24 Februari, oleh kapal kargo Star Venture.
Posisi kapal Lien Sheng Fa 115 mil laut dari pulau tersebut, dan hanyut di perairan teritorial Mauritius.
Dua hari kemudian, CGS Barracuda menemukan bangkai kapal pada jarak 125 mil laut dari pulau tersebut.
Tim penyelamat melakukan penyelaman dan mengkonfirmasi identitas kapal, memeriksa kabin, dan tidak menemukan siapa pun di dalamnya.
Kapal Sheng Feng No 128
Pada tanggal 18 Februari, kapal penangkap ikan lainnya, Sheng Feng No. 128 hilang pada posisi 767 km barat laut Palau.
Kapal ini membawa satu awak kapal Taiwan dan lima Indonesia.
Pihak berwenang Taiwan meminta bantuan untuk menemukan kapal dan awak yang hilang.
Kapal longline penangkap tuna yang berbasis di Pingtung, Sheng Feng 128, menghentikan transmisi AIS dan VMS pada posisi sekitar 400 nm di barat laut Pulau Malakal Palau.
Sumber: Taiwannews.com.tw, Nippon Hoso Kyokai/NHK (Nhk.or.jp), Gcaptain.com, Maritime-executive.com dan Darilaut.id





Komentar tentang post