Sementara itu, guna mendukung pihak berwenang dan upaya penanganan secara luas, WHO telah mengirimkan paket perlengkapan kesehatan darurat lintas lembaga yang berisi obat-obatan dan pasokan yang memadai untuk menyediakan layanan kesehatan dasar bagi hingga 10.000 orang.
Badan kesehatan PBB tersebut juga telah menyediakan enam tenda serbaguna untuk membantu menjaga kelangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.
Pasokan ini ditujukan untuk mendukung tenaga kesehatan di garis depan yang terus memberikan perawatan kritis serta menangani kebutuhan kesehatan mendesak penduduk yang terdampak.
WHO tetap berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan otoritas kesehatan dan para mitra guna menilai situasi yang terus berkembang, mendukung layanan kesehatan darurat, serta membantu memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap perawatan yang mereka butuhkan di masa sulit ini.
Selain itu, pada hari Kamis, Program Pangan Dunia PBB (WFP) dan Dana Anak-anak PBB (UNICEF) berencana mulai mengerahkan staf serta truk-truk yang membawa pasokan bantuan.
Upaya juga terus dilakukan untuk menilai skala bencana secara cepat, khususnya melalui citra satelit dan analisis wilayah terdampak banjir yang disediakan oleh platform PBB untuk Informasi Berbasis Antariksa bagi Manajemen Bencana dan Tanggap Darurat (UN-SPIDER).




