Darilaut – Syair lagu yang bercerita tentang Smong karya Muhammad Riswan. Nama tenarnya Moris, salah satu tokoh adat dan pemerhati budaya Simeulue, Aceh.
Melansir Dishub.acehprov.go.id kemunculan Smong berawal dari pengalaman pahit pada tahun 1907 silam. Kala itu ombak besar menghantam pesisir-pesisir pulau Simeulue, terutama di Kecamatan Teupah Barat. Tsunami dengan magnitudo 7,6 tersebut menjadi mimpi buruk sekaligus pelajaran berharga bagi masyarakat Simeulue.
Ribuan nyawa melayang, rumah dan surau hancur, serta harta benda pun lenyap. Jejak bencana hebat itu masih terlihat pada sebuah kuburan yang terletak di pelataran masjid Desa Salur, Kecamatan Teupah Barat.
Sejak itu, kata Smong begitu akrab di kalangan masyarakat Simeulue. Smong diartikan sebagai hempasan gelombang air laut yang berasal dari Bahasa Devayan, Bahasa asli Simeulue.
Secara historis, Smong merupakan kearifan lokal dari rangkaian pengalaman masyarakat Simeulue pada masa lalu terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.
Kisah Smong diceritakan secara turun-temurun dari generasi ke generasi melalui nafi-nafi. Nafi adalah budaya lokal masyarakat Simeulue berupa adat tutur atau cerita yang berisikan nasihat dan petuah kehidupan, termasuk Smong. Para tetua dan tokoh adat menyampaikan nafi-nafi kepada kaum muda untuk menjadi pelajaran.




