Minggu, Agustus 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kelompok Masyarakat Peredam Destructive Fishing di Flores Timur

redaksi
16 April 2019
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Ekspedisi pinisi

FOTO: TIM EPBN

PENANGKAPAN ikan yang tidak ramah lingkungan dan merusak sering terjadi di perairan Kabupaten Flores Timur. Kegiatan destructive fishing ini, antara lain dengan menggunakan bom, serta perburuan jenis ikan yang dilindungi seperti penyu, hiu paus dan pari.

Dalam upaya mengurangi intensitas penangkapan ikan dengan cara merusak, Yayasan Missol Baseftin menginisiasi kerja sama dengan kelompok-kelompok masyarakat dalam melakukan pengawasan. Upaya mendukung pemanfaatan sumber daya ikan yang berkelanjutan juga dlakukan berbagai pihak.

“Bekerjasama dengan berbagai pihak, kami menginisiasi upaya penanggulangan praktik destructive fishing melalui penguatan masyarakat,” kata Derta Prabuning dari Yayasan Missol.

Upaya lainnya, dengan penetapan kawasan konservasi Suaka Alam Perairan Kabupaten Flores Timur oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur tahun 2013. Kemudian, terbentuknya beberapa Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang diinisiasi oleh masyarakat bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Flores Timur.

Upaya ini dibarengi dengan tindakan tegas dalam penegakan hukum oleh Polair dan PSDKP bagi para pelanggar penggunaan bom dalam menangkap ikan.

Pembentukan Pokmaswas sangat efektif. Hal ini juga sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan pasal 67 yang menyatakan “Masyarakat dapat dilibatkan dalam membantu pengawasan perikanan”.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BKKPN Kupangdestructive fishingEkspedisi Pinisi Bakti NusaFlores
Bagikan15Tweet2KirimKirim
Previous Post

Rumah Edukasi dan Ekowisata Penyu

Next Post

Pinisi Pusaka Indonesia Tiba di Marapokot

Postingan Terkait

462 Buildings Damaged and 47 People Dead Following Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

462 Buildings Damaged and 47 People Dead Following Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

16 Agustus 2026
Gempa NTT,  462 Bangunan Rusak, 47 Orang Meninggal Dunia

Gempa NTT,  462 Bangunan Rusak, 47 Orang Meninggal Dunia

16 Agustus 2026

Sejumlah Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur

Gempa Teluk Tomini M 6,2 Dirasakan di Sulawesi Tengah, Gorontalo Hingga Kalimantan Timur

47 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Gempa Kuat M 6,2 di Pesisir Teluk Tomini Guncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Next Post
Pinisi

Pinisi Pusaka Indonesia Tiba di Marapokot

Komentar tentang post

TERBARU

462 Buildings Damaged and 47 People Dead Following Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

Gempa NTT,  462 Bangunan Rusak, 47 Orang Meninggal Dunia

Sejumlah Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur

Gempa Teluk Tomini M 6,2 Dirasakan di Sulawesi Tengah, Gorontalo Hingga Kalimantan Timur

47 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Gempa Kuat M 6,2 di Pesisir Teluk Tomini Guncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Jepang Menghadapi Tiga Topan Sekaligus

Jejak Histori Tsunami Palu dan Donggala

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Nelayan Aceh Selamatkan Hiu Paus Masuk Jaring Ikan

Habitat Mapping dan Transplantasi Karang Menjelang Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Bali

Jebolnya Danau Penghalang Dipicu Topan Ragasa, 14 Orang Tewas dan 46 Hilang di Taiwan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.