Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Rumah Edukasi dan Ekowisata Penyu

redaksi
16 April 2019
Kategori : Eksplorasi
0
Tukik

Ilustrasi tukik. FOTO: BKKPN KUPANG

SUDAH dua tahun Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Pedan Wutun di Flores Timur melakukan pelestarian dan kampanye pelestarian penyu, serta penyelamatan megafauna.

“Dalam dua tahun terakhir kami sudah melakukan beberapa kegiatan pengawasan dan edukasi. Berhasil memindahkan 12 sarang penyu dan melepaskan 789 tukik pada tahun 2018,” kata Ketua Pokmaswas Pedan Wutun, Kristo Kelan Werang, dalam diskusi konservasi dan destructive fishing.

Diskusi ini diselenggarakan tim Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa bekerjasama dengan Yayasan Missol Baseftin di atas Kapal Layar Motor (KLM) Pinisi Pusaka Indonesia, saat sandar di Pelabuhan Larantuka, Sabtu (13/4).

Hadir dalam diskusi ini antara lain, BP4D (Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah), Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Flores Timur, Yayasan Misool Baseftin dan Tim Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa.

Menurut Kristo, Pokmaswas Pedan Wutun mempunyai rencana jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek, Pokmaswas Pedan Wutun membangun Rumah Edukasi dan Ekowisata Penyu, serta meningkatkan promosi dan mengembangkan materi edukasi ekowisata.

Jangka panjang, menjadikan pantai Ritaebang sebagai Rumah Penyu dan sebagai tempat wisata dan edukasi konservasi penyu di Flores.

Dalam berkegiatan, Pokmaswas Pedan Wutun, belum pernah mempeoleh bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Sumber dana Pokmaswas Pedan Wutun untuk bantuan fisik berasal dari swadaya anggota, lurah dan Yayasan Misool Baseftin. Untuk bantuan pendampingan, dibantu Dinas Kelautan dan Perikanan Flores Timur.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusaFloresPenyu
Bagikan12Tweet2KirimKirim
Previous Post

Tim Ekspedisi Diskusi Kawasan Konservasi di Larantuka

Next Post

Kelompok Masyarakat Peredam Destructive Fishing di Flores Timur

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Ekspedisi pinisi

Kelompok Masyarakat Peredam Destructive Fishing di Flores Timur

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Dr Hawis: di Kedalaman 100 Meter Banyak Organisme Laut yang Menarik Dikaji

Tsunami Akibat Gempa di Lombok Terdeteksi, Hanya 0,5 Meter

Bersifat Sukarela, Rektor UNG: Program MBKM Mendorong Mahasiswa Lebih Adaptif

SIUP Dicabut, 240 Kapal Tak Boleh Tangkap Ikan

Bakamla Ikut Membantu Kapal MV Shahraz yang Kandas di Perairan Batam

Jangan Lewatkan, Malam Ini Hujan Meteor Perseid dan Supermoon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.